Sabtu, 11 Juli 2009

Pulang ke Kotamu





Da perasaan yang berbeda di liburan saya kali ini. Sudah lama saya ndak maen ke Tulungagung, ke desa, setelah sekian lama umek dengan kehidupan di Jogja. Rasanya ingin refreshing, pengen sebuah suasana baru. Mungkin memang setelah lama tinggal di kos-kosan dengan rutinitas dan teman yang itu-itu saja jadi menambah sebuah perasaan ’ingin pulang’ tambah gedhe. Ada perasaan rindu atas keluarga, atas sebuah suasana ...

Entah kenapa dalam perjalanan dari Malang ke Tulungagung saya merasakan ada perasaan yang berbeda. Rasanya sudah lama sekali saya tidak merasakan suasana ini. Ada yang bilang kehidupan di kota besar itu keras dan cepat. Saya setuju dengan hal itu. Semuanya saya sadari begitu saja ketika saya duduk di jok belakang mobil, membuang pandangan ke luar kendaraan. Kehidupan saya di Jogja terasa begitu ’kaku’, seakan semuanya berlomba untuk mengejar tujuan masing-masing. Semuanya bergerak begitu cepat, seakan-akan kita semua takut hari akan meninggalkan kita tanpa memberikan hasil apapun. Hingga pada sebuah titik kita merasa kosong. Namun ketika saya mengamati barisan sawah yang terhampar sepanjang jalan ini, atau sosok seorang nenek yang menggendong barang dagangannya dan menyapa kami, rasanya untuk sesaat saya merasa sadar. Untuk sejenak saya sudah terlupa, untuk sejenak meluangkan waktu untuk mensyukuri dan mensyukuri kehidupan. Ada sebuah kedamaian yang sederhana muncul saat saya memandang barisan pohon kelapa dan kolam-kolam ikan sementara anak-anak kecil bermain di sungai tak jauh dari situ. Senyum saya muncul bersama memori masa kecil yang ikut mengiringi suasana saat itu. Mungkin benar apa yang dikatakan ayah saya beberapa saat yang lalu. Kita semua memang merindukan pulang ...

Tidak ada komentar: