Selasa, 18 Mei 2010

A Late Chat : Menjadi Pemimpin Katanya ...


Ada hal menarik yang saya dapatkan dari sebuah pembicaraan kecil tengah malam kemarin. Semalam saya kebetulan terjebak dalam terang layar laptop untuk mengerjakan (lagi-lagi *sigh* ) tugas untuk mata kuliah PNI hingga jam 1 malam. Melakukan teknik tracing foto ukuran besar adalah pekerjaan yang benar-benar membosankan … >< Untungnya tiba-tiba seorang teman kos datang ke kamar untuk mengobrol. Pembicaraan yang kemudian mengikuti, well, saya rasa adalah pembicaraan menarik yang mengajarkan saya banyak hal. Yah, siapa juga yang mengira? =)


Teman saya ini, yang sekarang menjadi ketua himpunan mahasiswa jurusan Ilmu Ekonomi UGM (Himiespa), awalnya bercerita banyak tentang bagaimana rasanya ketika ia ’harus’ berdiri menjadi seorang pemimpin. Ya, menjadi seorang pemimpin kadang bukanlah hanya soal pilihan. Terkadang situasi yang memaksa kita untuk harus berdiri di depan teman-teman yang lain, walaupun kadang kita sendiri tidak punya keinginan untuk itu. Banyak hal yang saya dapatkan dari ceritanya. Satu hal yang jelas, kami berdua punya beberapa pandangan yang sama. Saya masih ingat ketika kami berdua sama-sama marah ketika membaca status fesbuk seorang teman yang isinya kurang lebih seperti ini : ”Percuma kalo ketuanya cakap kalo yang dipimpin gak punya dedikasi ...”. Hah! Bagaimana mungkin seorang pemimpin bisa berkata seperti itu? Bagaimanapun juga kondisi dan alasannya, seorang kapten harus meninggalkan kapalnya yang karam terakhir kali. Tidak ada ceritanya seorang gembala mempersalahkan domba-dombanya atas masalah yang terjadi...


Tugas pemimpin, menurut teman saya itu, sebenarnya hanya dua. Seorang pemimpin harus bisa mengarahkan, dan bertanggung jawab. Ia sebenarnya tidak perlu terlalu mencampuri pekerjaan yang semestinya dilakukan anak buahnya. Terlihat mudah? Tidak, justru sebaliknya. Karena apapun hasil dari pekerjaan tim itu harus bisa dipertanggungjawabkan oleh sang pemimpin. Itu harga yang harus dibayar oleh seorang pemimpin atas semua keuntungan yang mungkin ia terima. Ketua berbeda dengan pemimpin, karena tidak semua ketua mampu memimpin. Dan percayalah, suka atau tidak, pada satu titik nanti kita bakal dihadapkan pada kondisi dimana kita harus menjadi seorang pemimpin. ”Menjadi pemimpin itu nggak gampang. Banyak tantangannya. Tapi satu hal yang pasti kamu harus berdiri paling tegar diantara teman-temanmu, dan kamu harus bisa mempercayai mereka semua ... ”, kata teman saya tersebut. Wah, sebuah kata-kata yang bagus untuk selalu diingat.. ^^


Minggu, 16 Mei 2010

Introducing New Label : CommVoice


Yoi, bakal ada label posting baru di blog saya ini. Communication Voice, atau lebih enaknya saya sebut CommVoice aja. Iseng aja kok ni sebenernya. Label ini isinya adalah tentang pendapat-pendapat dari beberapa temen-temen Komunikasi UGM angkatan 08 tentang sebuah tema ^^ mungkin juga di beberapa edisi nanti saya bakal menampilkan profil dan wawancara salah satu temen kita di angkatan kita. Awalnya sih dari pikiran gimana ya caranya biar temen-temen 08 bisa saling dengar dan berpendapat. Mendengar dan mengenal lebih dalam, hehe ...

Tema yang diambil juga ringan banget kok. Kemarin tentang pahlawan masa kecil. Bocoran untuk tema berikutnya : Orang Ganteng atau Cantik tu di Matamu yang Gimana Sih?

Buat teman-teman yang nanti jadi 'korban' sebagai responden, jangan marah yow ^^ hehe ..
Mohon kerjasamanya. Semangat buat Komunikasi 08 !!!!

Sabtu, 15 Mei 2010

Fiesta : Guess What She Think ...


Halo halo semua! Ni hasil artwork terbaru saya yang dibuat untuk tugas mata kuliah Penulisan Naskah Iklan, dengan klien kondom Sutra Fiesta. Well, ni tugas yang nggak gampang sebenarnya. Ni proyek yang concepting, directing, and editingnya saya lakukan sendiri ( makasi buat dirga ma Levi yang udah bantuin motret ). Selain karena kliennya 'kondom' yang asosiasinya 'berat', trus juga nyari insightnya nggak gampang. Tapi syukur akhirnya ide saya dipake juga ma anak-anak, Alhamdulilah ... =)


Makasih buat temen-temen B, C, dan D yang sudah mau dipotret (inisial aja, sungkan kalo sebut nama. Iklan kondom soalnya, hehe .. ) Maaf buat temen-temen Nagasari kalo hasilnya belum maksimal. Mari kita terus berkarya dan berusaha! Kita Muda dan berbahaya, ya nggak? hahaha .. ^^

Kamis, 13 Mei 2010

CommVoice : Siapa Pahlawan Masa Kecilmu?


Masa kanak-kanak adalah saat yang paling menyenangkan. Penuh kenangan dan cerita. Semuanya terlihat begitu menarik. Semua hal adalah sesuatu yang baru bahkan untuk hal-hal sederhana seperti bagaimana cara naik sepeda pertama kali, atau mencari belalang di lapangan dekat rumah. Tentang betapa cepatnya semua itu terjadi, well, mungkin adalah sebuah pertanyaan yang jawabannya tidak akan pernah memuaskan kita, hehe ..

Bicara soal anak-anak, yang nggak mungkin kita lupain adalah imajinasi-imajinasi kita saat kecil. Tentang cita-cita, impian, dan hal-hal konyol semacamnya. Dan seperti semua anak-anak di seluruh dunia, superhero dan pahlawan adalah sebuah sosok yang selalu mengisi kepala kecil kita ini dulu ^^ Sebut saja tokoh apapun yang dulu pernah muncul di tivi. Spiderman? Sailormoon? Wedding Peach? (yang herannya ternyata dulu juga diikuti oleh banyak teman laki-laki), Jiban atau Jiraiya? Semuanya punya tempat di sudut otak kita, bahkan masih bisa kita ingat hingga saat ini. Tokoh-tokoh itu, walaupun mungkin kini kita tertawakan atau mungkin kita kutuk, tetap adalah sosok yang menemani kita tumbuh. Seorang teman yang dulu selalu ingin kita lampaui dalam imajinasi-imajinasi di permukaan langit-langit kamar tidur... =)


Matahari

”Kalo aku dulu sukanya ma Satria Baja Hitam RX”, ungkap Kak Matahari sewaktu ditanya tentang pahlawan favoritnya dulu, ”soalnya saya merasa saya punya personality yang sama dengan Kotaro Minami...”. Kalo dipikir-pikir, emang siapa yang dulu nggak ngefans ma mas baja hitam ini? Pokoknya kalau udah waktunya baja hitam maen, kita semua dulu langsung deh udah duduk manis didepan tipi. Matahari sendiri juga menambahkan bahwa ketertarikannya pada tokoh yang satu ini karena mobil ’kecoak’ yang belakangan muncul di filmnya. Matahari dengan rendah hati juga berkenan memperagakan gerakan si baja hitam saat mengeluarkan pedang lasernya yang dulu sangat legendaris dengan bersemangat (di kelas soskomnya Mas Rizal, hebat bukan?).


Retno

Beda Matahari, beda pula dengan Retno. Mighty Morphin Power Rangers, ya, Retno mengaku kalau dulu dia sangat mengidolakan kelima pahlawan ini saat beraksi. ”Aku dulu paling suka ma Trini, yang warnanya kuning itu,” kata Retno bersemangat. Dan dari obrolan kami saat itu langsung saja ditimpali banyak teman yang ternyata juga dulu sangat menyukai power rangers generasi pertama ini (maaf buat Mbak Gilang waktu mpk kualitatif ya, hehe ....). Jamannya Jason si ranger merah (robotnya yang T-rex), Billi si ranger biru (robotnya yang triceratops), Trini, dan teman-temannya yang saya sendiri lupa. ”Dulu aku punya kaos favorit yang gambarnya power ranger, pokoknya favorit banget lah. Jadi kalo misalnya kaosnya dicuci, gimana-gimana ya selalu aku cariin dulu ...”, kata Retno. Weleh weleh, luar biasalah pokoknya semangatnya Retno ni dulu ... =)

Nb : Tiba-tiba saya jadi ingat dengan si Zordon dan Alfa. Apa mungkin sekarang Alfa sudah punya anak ya dengan Rita Repulsa? Ah, tapi siapa yang tahu ...


Aswin a.k.a. Ciprut

Si Matahari sukanya baja hitam. Si Retno ngefans ma power rangers. Kalo Ciprut ni agak beda. ”Aku dulu ngefans buangett ma Songoku,” kata Ciprut, ” sampe-sampe waktu SD aku suka pura-pura punya buntut di belakang celana pake kaos kaki bekas”. Walah ... Ni dia penggemar sejatinya Dragon Ball Z. Kata Ciprut bahkan dia dulu sangat suka dengan karakter si Songoku kecil dengan awan kinton dan toya saktinya, hingga ia sering memperkenalkan diri ke teman-temannya dengan nama ’Munyuk’. ”Aku tu ngerasa kayak Goku banget. Kita berdua sama-sama baik hati, kuat, berotot, dan lucu...”, ungkap temen kita yang terkenal berambut kriting ini. Tapi dengan berakhirnya serial Dragon Ball di Indosiar (ditandai dengan serialnya yang selalu diulang-ulang), berakhir pulalah kesukaan si Ciprut dengan serial ini. Dan kini menurut penuturannya sendiri ia beralih menjadi fans berat serial Naruto. Gaya dan semangat Naruto, menurutnya, diciptakan Masashi Kishimoto karena terinspirasi dari gaya dan semangatnya. Yah ... Ada yang mau komentar?


(maaf blogger agak error, jadi foto respondennya nyusul, hehe ... )

Rabu, 05 Mei 2010

Hidup Itu Indah ...


Banyak hal yang terjadi dalam hidup. Tawa, harapan, luka dan kehilangan, mimpi-mimpi, semua berputar dalam sebuah parade akbar panjang yang bernama kehidupan. Ya, bagi saya kehidupan bagaikan sebuah karnaval raksasasa, dimana dalam tiap detiknya kan kita temui banyak tokoh dan kisah. Pertemuan dan ikatan, singgah lalu menghilang, memberikan arti atau meninggalkan luka, semuanya terjadi silih berganti pada ramainya suasana karnaval yang penuh warna. Namun bagi beberapa orang yang kebetulan saya kenal, kehidupan saat ini menjadi berat dan penuh tekanan. Karnavalku, kata mereka, terasa sunyi dan hampa ....


Tulisan ini dibuat untuk teman-teman saya tersebut, atau siapapun yang merasa bahwa hidupnya menjadi begitu berat dan menekan. Ya, terkadang hidup memang tidak mudah. Terlebih jika kesalahan dan rasa sakit secara tak sengaja menjadi warna favoritmu. Tekanan yang begitu keras hingga rasanya kau merasa tak kuat bertahan, kehilangan atas sesuatu yang sangat kau sayangi, serta perasaan bersalah yang terus menghantui. Tapi percayalah, hidup adalah sesuatu yang indah. Apa yang kini harus kau lakukan ialah untuk sejenak menatap langit luas, memberikan waktu pada mata dan hati untuk melihat lebih dekat ...


Banyak hal sederhana di sekeliling kita yang sering kita lewatkan. Senyum Ibu saat ia memasak di dapur, kepak sayap kupu-kupu yang melayang di sela jendela, rasa tetesan hujan di kulit tanganmu, tawa anak-anak kecil yang sedang bermain di sudut kecil jalan, atau awan yang berarak di atas langit kamar kosmu. Cobalah untuk melihat semua itu lebih dekat, dan rasakan. Betapa momen sederhana itu akan sangat berarti bila kita mau merasakannya dengan hati. Kadang kala kita terlalu membebani diri tentang mimpi dan angan-angan tentang suatu hal yang besar di masa depan, hingga kita lupa akan begitu banyaknya hal yang indah namun sederhana di sekitar kita ... =) Tuntutan, ekspektasi, cita-cita, ambisi, semuanya terkadang membutakan kita tentang hal-hal indah yang kita miliki. Cobalah tuk sejenak melihat ke luasnya langit malam, saat bintang dan bulan terhampar pada sebuah konstelasi maha agung. Sebuah simfoni visual yang cantik, kalau boleh dibilang. Dan akan kamu sadari bahwa di bawah hamparan langit luas ini, semua manusia adalah sama ... ^^


Cobalah untuk melihat semuanya lebih dekat. Dan mata, yah... mata sering dikalahkan oleh kabut gelap bernama prasangka dan dugaan. Percayalah, selalu ada sesuatu yang lebih daripada apa-apa yang mampu dilihat mata. Salah seorang teman saya cewek mampu membuat satu kelas tertegun dan tertawa dalam satu waktu hanya lewat gaya presentasinya yang cerdas dan menunjukkan kedalaman pikiran, tapi dibawakan dengan jujur dan polos. Dengan gayanya yang jujur itu ia berhasil menjadi sebuah magnet dalam kelas, bahkan berhasil membuat dosen (yang dikenal galak) yang waktu itu sedang marah untuk kemudian menjadi santai. Dan coba tebak? Banyak dari teman-teman saya yang kaget teman cewek saya ini mampu melakukan hal tersebut. Well, seperti yang sudah saya katakan tadi ... Selalu akan kita temui banyak hal menarik, bahkan luar biasa, dari setiap orang yang kita kenal asalkan kita mau untuk sejenak meluangkan waktu untuk melihat lebih dekat. Bukan untuk menilai dan menghakimi, tapi untuk mengerti. Untuk memahami... =)

Hidup memang penuh dengan lika-liku. Dia adalah karnaval raksasa, dimana akan kamu temui cerita bahagia yang penuh tawa atau kawanan kisah sedih dan penyesalan. Maka cobalah untuk menghadapi semuanya dengan ketulusan hati. Nikmatilah kehidupan apa adanya, karena sebenarnya banyak hal baik yang ada di sekitar kita. Lembut sapa fajar, tetes hujan di genting belakang, kerlip bintang di langit malam, perasaaan cinta dan penantian, petualangan dan persahabatan, rasakan semuanya. Syukurilah apa yang ada, semua hal sederhana yang kita punya. Dan yang terakhir, mengutip kata-kata seorang teman di status fesbuknya : Jangan menolak perasaanmu sendiri, karena bila kamu melakukannya, maka kamu menolak kebenaran (Benjamin Disraeli)... ^^



( Saya mungkin terkesan naif. Mungkin itu benar, tapi persetan... Saya menyukainya)

Sabtu, 01 Mei 2010

Face of the Mighty Ocean




(Sebuah potongan video dari kumpulan foto pengalaman senja terbaik di Parangtritis yang pernah saya alami)

-------------------------------------------


Face of the Mighty Ocean



For every memory that stay inside

For every tears that fall

For every joy that hold us together

In this moment, when we see the eye of days falls behind the far reach of horizon

And the sea that red, the golden blood of the sun


We’ll realize


We are one


Because in the face of the mighty ocean

All men are equal …