Rabu, 28 Juli 2010

Lima Tempat yang Sangat Ingin Saya Kunjungi


Beruntunglah Phileas Fogg, yang dalam buku Jules Verne “Around the World in 80 Days” diceritakan memiliki kesempatan untuk mengelilingi dunia dan menyaksikan tempat-tempat terkenal di seluruh dunia. Melakukan petualangan jauh menembus batas imajinasi yang mungkin sebelumnya hanya dapat disaksikan lewat foto dan ilustrasi di lembaran buku. Rasanya ingin sekali punya kesempatan seperti itu ^^ Setelah iseng membaca sebuah artikel di komputer hari ini saya jadi berpikir, seandainya saya memiliki kesempatan untuk berpetualang mengelilingi dunia dengan menaiki balon udara raksasa, tempat apa saja ya yang ingin saya kunjungi? Sedikit imajinasi di hari yang mendung ini rasanya tak masalah :D Setidaknya saya tidak harus menjadi sekaya Aristotle Onassis yang berkeliling dunia dengan kapal pesiar. Yang saya butuhkan cuma sedikit imajinasi dan selera humor, hehe ... :)

  • Mekkah

There is nothing can be more joyful than see Ka’bah in front of our very own eyes, isn’t it? :D Well, maybe when the time comes, I will not need this hot air balloon to get there, hehe …Once again, when the time comes …


  • Paris

Mungkin 9 dari 10 wanita yang ditanya tentang ’Kota yang Paling Ingin Kamu Kunjungi’ akan menjawab Paris. Yah ... Mungkin itu berhubungan dengan fashion, belanja, romantisme, dan bla bla bla entah apalagi. Saya sendiri kurang begitu paham dengan semua itu. Lalu kenapa saya memilih untuk mendaratkan balon udara saya ke Paris? Ini alasannya ...

Ya, museum Louvre. Orang Prancis sendiri mengenalnya dengan Musee du Louvre. Mungkin aneh kedengarannya, tapi saya SUNGGUH ingin mengunjungi museum ini... Saya ingin melihat langsung karya seni terkenal yang sebelumnya cuman bisa saya pelototin sampe ngiler di buku atau internet. Karya-karya Rembrandt, Michaelangelo, Rodin, semuanya berada di sana. Saya sering berharap seandainya Tuhan mengijinkan, sekali saja seumur hidup saya pengen merasakan berjalan di Grande Gallerie dan merasakan dikelilingi oleh karya seni dari para maestro dunia. Aneh? Haha .. Dulu seseorang juga pernah melihat saya dengan tatapan semacam itu saat saya menceritakan keinginan ini ^^ Oh ya, saya juga pengen melihat Paris waktu malam. The City of Lights kalo orang sono bilang. Toh siapa juga yang nggak mau?

  • Bodo, Norwegia

Memaksakan balon udara ini untuk beranjak dari daerah yang hangat di Normandia ke arah utara yang dingin dan berangin bukanlah tanpa alasan yang jelas. Lalu, emang apa sih yang bisa ditemukan di sebuah kota kecil di ceruk Norwegia yang dingin ini? Jawabannya : Aurora. Ya, saya ingin sekali melihat aurora langsung dengan mata kepala sendiri, hehe … :)

Aurora, seperti yang sudah banyak diketahui adalah fenomena cahaya berpendar yang bisa ditemukan hanya di daerah sekitar kutub. Dikenal dengan Aurora Borealis di utara, dan orang-orang menyebut aurora yang terjadi di daerah selatan dengan Aurora Australis. Saya sendiri nggak begitu ngerti tentang bagaimana aurora ini bisa terbentuk, dan tidak seberapa peduli sebenernya (“… when solar wind carries an energy and trapped in magnetosphere, proton neutron bla bla bla …=.=’). Satu hal yang jelas, Aurora adalah pemandangan yang sungguh luar biasa untuk disaksikan. Konon orang Viking percaya bahwa Aurora adalah hasil kilauan baju perang Valkyrie, para prajurit wanita milik dewa Odin, yang melintasi langit malam di bawah pendar bulan dengan menunggang kuda terbang. Satu lagi ciptaan Tuhan yang mengagumkan… ^^ Oh ya, sekalian saja saya menikmati matahari tenggelam di kota Bodo ini. Pemandangan matahari tenggelam di salah satu fjord terkenal di Norwegia dengan perairannya yang tenang ini telah berkali-kali menjadi objek foto yang luar biasa.

  • Fez

Dari perairan Norwegia yang dingin mari kita pindah ke selatan, melewati selat Gibraltar menuju daerah panas dengan hembusan angin laut Mediterania yang hangat di Afrika Utara. Selamat datang di Fez, sebuah kota wisata terkenal di Maroko. Kalo ada yang ingin komplain tentang pilihan destinasi saya kali ini maka marahlah pada grup band U2, yang karena salah satu video klipnya yang berjudul “Magnificent” telah berhasil membuat saya setengah mati ingin mengunjungi kota ini.

Kota ini adalah kota wisata klasik khas timur tengah, dengan bangunan berwarna pastel yang terhampar di dataran di tepi laut Mediterania. Sebuah tempat yang oke buat berlibur, ya nggak? *sok jadi kaum jet set* Hahaha ... ^^ Satu hal yang ingin saya saksikan di sini adalah melihat kilauan matahari yang bergerak pelan melintasi menara-menara minaret yang tersebar di seantero Fez, sementara saya berjalan di gang sempit dengan jalan blok berbatu khas kota-kota Laut Tengah. Berasa jadi kayak bos mafia Don Vito Corleone yang lagi jalan-jalan Sicilia nih. Bedanya kalo di Fez makanannya yang terkenal kebab, bukan pasta, hahaha ... :D

  • Venesia

Mampir sebentar yok di Italia, kan deket, cuman ke utara dikit ngelewatin laut tengah. Dan inilah Venesia, kota terapung yang terkenal. Dikenal dengan Queen of Adriatic atau Ratu Laut Adriatik, Venesia adalah salah satu kota wisata yang sangat ingin saya kunjungi di Eropa. Kenapa emangnya? Untuk muter-muter jalan kanal dengan naik gondola? Bukan. Mungkin itu lebih cocok bagi mereka yang bawa pasangan, hehe ... Saya sendiri lebih tertarik dengan karnaval (atau pesta topeng sebenarnya) yang diadakan tiap tahun di Venesia. Kostumnya keren-keren! Apalagi waktu karnavalnya ngelewatin gedung-gedung terkenal seperti Pallazo Ducalle atau alun-alun Saint Mark. Dan saya sangat suka ma yang satu ini nih, kostum pelawak (jester) kerajaan atau yang di Eropa lebih dikenal dengan Harlequinn. Beli ginian di Pasar Beringharjo ada nggak ya? Hahaha ... ^^


Lho? Yah ... Ternyata persediaan bahan bakar saya habis sodara-sodara. Terpaksa deh cuman 5 tempat ini aja yang bisa saya ’impikan’ untuk kunjungi. Padahal masih banyak tempat yang ingin saya ceritakan, tapi apa daya ... hehe .. :p Ya seenggaknya cerita saya hari ini cukup mewakili mimpi kecil saya akan petualangan ke penjuru dunia. Soal apakah itu ntar terlaksana atau nggak, buat saya nggak jadi masalah. Imajinasi berputar dalam kepala kita bagaikan jutaan kunang-kunang yang melakukan pertunjukkan cahaya. Kita tak pernah tahu apakah kerlip cahaya itu akan benar-benar tinggal, atau mereka akan terbang dan hanya meninggalkan bekas-bekas mimpi. Yang bisa kita lakukan hanya menikmati pertunjukkan cahaya itu, dan berharap agar kunang-kunang tidak hilang, hehe .. :)

Jadi, kalau balon udara ini jadi milikmu, tempat mana yang pilih untuk dikunjungi? ^^

Minggu, 25 Juli 2010

Another Nights, Another Lights


Apa pemandangan yang ada di Malang tapi nggak ada di Jogja? Langit malam yang oke, tu jawabannya. Mungkin itu salah satu hal yang selalu saya cari kalo pulang ke Malang. Tapi sialnya waktu liburan kemarin ni langit selalu mendung. Bulan selalu keliatan dingin di balik awan tebel yang pasti udah menggelayut sejak sore. Cuman sekali langit saya rasain langit bener-bener cerah. Saking frustasinya sampe sekitar satu minggu yang lalu saya bela-belain ke daerah Payung di Batu sendirian cuman buat ngeliat langit cerah. Setelah sekitar dua jam muter-muter sendirian di lereng gunung, yang saya dapet akhirnya cuman kabut tebel dingin (dan saya yang cuman pake kaos oblong doang waktu itu pulangnya langsung batuk...). Yah ... Mungkin bukan rejekinya kali ya. Akhirnya saya mikir kalo langit cerah emang nggak bisa ditemuin, kenapa nggak dibuat aja? Dan ini nih hasilnya, iseng-iseng bikin artwork nggak jelas... :)

Toh ternyata saya dapet pemandangan yang nggak kurang mengagumkan kok. Kota Malang dari atas ternyata bagus sekali ya, hehe ... ^^


Personal notes :

Maybe it has to be stopped, before the feeling grows stronger. It feels like betraying a friend if I insist to continue … -.-

Sabtu, 17 Juli 2010

A Beautiful Artworks from Cory Godbey

Maen internet di rumah seharian adalah aktivitas saya 3 hari belakangan ini. Lumayan, mumpung gratis di rumah. Toh juga akhir-akhir ini nggak ada temen yang bisa diajak maen. Dan secara nggak sengaja saya menemukan sebuah hal yang menarik waktu lagi browsing desain di situs Carbonmade. Sebuah potongan karya-karya dari Cory Godbey, seorang illustrator dan animator dari North Carolina, Amerika Serikat.


Entah kenapa, tapi jujur saya bener-bener tertarik ma karya-karyanya si Cory. Melihat karya-karya Cory jadi mengingatkan saya dengan cerita-cerita fantasi masa kecil dulu. Sapuan pensil dan pilihan warna yang Cory gunakan langsung mengingatkan saya dengan ilustrasi di buku cerita anak-anak yang dulu sering saya baca. Ingat kumpulan buku kecil Fable Aesop yang kemasannya dibentuk menjadi seperti kastil? Atau mungkin ilustrasi kecil yang selalu muncul di tiap bab baru pada seri buku Harry Potter? Cerita-cerita seperti Alice in Wonderland, Hansel and Gretel, Sleeping Beauty digambarkan Cory dengan gaya yang khas. Oh ya, Cory adalah illustrator yang mengerjakan iluatrasi untuk buku cerita terkenal Where The Wild Things Are karangan Maurice Sendakh (pasi uda banyak yang liat filmnya, ya kan? ^^). Sulit buat saya untuk mendeskripsikan gaya yang dipakai Cory. Seperti sebuah aurora kalo boleh dibilang. Perpindahan dan pemilihan warna yang brilian terutama pada penegasan atmosfer, goresan pensil yang sangat terlihat rapi, serta suasana ‘dreamy’ yang amat kental terasa dalam karya-karyanya. Bravo! ^^ Lihat blog pribadi Cory di lightnightrains.blogspot.com



Catatan pribadi :

Sepertinya saya sudah bertemu seseorang yang memberikan banyak inspirasi di semester yang lalu. Mungkin dia tidak memperhatikan, tapi saya mendapatkan banyak ide dari pemikiran dan mungkin, fantasinya. Tapi yah … sepertinya toh dia juga tidak peduli, wkwkwk … :p

Rabu, 14 Juli 2010

Hula Bala! GrrrRRrrwl ... !

Kira-kira sebulan yang lalu seorang temen SMP saya nge-tag foto di fesbuk. Foto-foto jaman SMP dulu.. Dan eng ing eng! Saya menemukan foto yang (kalo katanya Jarjit) marvelous banget. Perkenalkan sodara-sodara, ni dia si Hula Bala sang Manusia Purba! XD hahaha ...



Nah, jadi ceritanya begini. Tiap tahun di SMP saya dulu selalu diadakan acara pameran yang dilombakan antar kelas. Pesertanya wajib seluruh kelas tiga, dengan konsep pokoknya harus menghias kelas sebagus mungkin plus nampilin lukisan ma hasta karya hasil matpel KTK. Ribet banget waktu itu, soalnya pameran itu jadi semacem acara yang istilahnya ‘tempat mempertaruhkan nama baik kelas’, haha … ^^ Dan kelas saya waktu, kelas 3A, memutuskan bahwa tema yang dinilai menarik dan cihuy adalah tema ‘PREHISTORIC’. Pokoknya segala sesuatu tentang jaman purba deh. Gua, dinosaurus, fosil, dan lain sebagainya. Dan langsung deh. Dana segera didapatkan, desain tampilan disiapkan, satu kelas langsung sibuk sendiri buat nyiapin perhelatan besar itu...


Saya waktu itu benernya taunya cuman jadi seksi perekap aja. Angkat sini angkat situ, potong ini dan itu, udah. Nggak tau apa-apa soal ’maskot manusia purba’. Dan ini dia yang jadi awal gimana ’saya’ akhirnya jadi orang gila di foto di atas tadi. Ceritanya tiga hari sebelum hari H, saya mimpi aneh banget. Saya mimpi lari muter sekolah, bertelanjang bulat. T-e-l-a-n-j-a-n-g. Tanpa sehelai benang pun dan diliatin ama satu sekolah. Diketawain pula! wadooohh ... Mimpi yang aneh banget, ya nggak? Sebenernya dulu saya inget juga pernah mimpi hal yang senada waktu SD kelas 2. Yang jadi masalah, sepertinya mimpi semacem itu adalah pertanda bahwa saya akan mengalami suatu hal yang memalukan. Dan ternyata memang benar, karena keesokan paginya ternyata saya didaulat oleh seluruh kelas untuk berperan sebagai maskot kelas. Hula-Bala si Manusia Purba!


Yang jadi pertanyaan sampe sekarang tu satu sebenarnya. KOK SAYA MAU-MAUNYA JADI GITUAN? Wakakakakak ... XD karena emang beneran tega deh temen-temen saya dulu, suer! Pertama saya disuru pake kain kuning itu. Kain belacu keras yang kayaknya nemu di jalan deh. Belum 5 menit dipake masak udah gatel-gatel. Trus biar lebih ‘garang’, maunya kainnya itu dikasi belang-belang pake cat item. Tapi karena catnya habis dan waktunya uda mepet akhirnya diputuskan pake pylox aja. Dan sialnya, si Adit itu dulu myloxnya waktu kainnya udah saya pake. Tembus ke perut saya lah pyloxnya, puanas! (dan ternyata yang digambar bukan belang tapi lambang ‘love’ lengkap dengan panah menancap). Yang terakhir saya kudu pake wig pinjeman yang wow banget. Wow bentuknya, wow baunya, wow juga yang make ntar, haha ...


Mungkin karena urat malu saya emang nggak ada kali ya, jadi saya ya enjoy aja seharian itu. Bayangin, kok bisa-bisanya saya tu dulu jalan-jalan muter-muter ke kelas lain. Turun ke bazaar pas ada guru-guru dan ortu murid plus alumni. trus kok ya sempat ngasihin tulang-tulangan dari gips ke temen saya yang lagi nge-band di panggung dengan aksesoris lengkap seperti di atas dan jangan lupa, tanpa sandal. Oke banget kan? Hahaha ... ^^ Banyak banget yang mau foto sama saya waktu itu. Nggak temen nggak adik kelas, ortunya temen sampe guru-guru, semuanya pokoknya (mungkin fotonya akan digunakan untuk penghalau genderuwo ato semacamnya, entahlah ... ). Anak-anak kecil mah pada takut, adiknya si Devi dulu malah sampe nangis waktu liat saya, hehe ... Dan desk job saya sesungguhnya adalah sembunyi di gubuk buatan di dalem kelas yang ditaruh deket patung dinosaurus. Dan kalo ada pengunjung yang iseng membuka pintu gubuknya, maka ... GrrrRRRwwllll!!!! Wajah dan dandanan saya yang oke ini bakal muncul secara tiba-tiba. Paling enak waktu itu kalo pengunjungnya latah, wkwkwk... Eh iya, saya waktu itu nggak sengaja ngagetin dengan bersemangat seorang pengunjung sampe orangnya teriak-teriak nggak jelas. Dan sodara-sodara tau siapa pengunjung yang beruntung tersebut? Ternyata Kepala sekolah saya, Pak Bambang. Waduh ... -.-


Rasanya kalo inget jadi pengen ketawa sendiri. Soalnya sejak saat itu banyak yang manggil saya Hula Bala, jadi dikenal banyak orang. Malu? Nggak tuh, biasa aja :) kan juga buat seru-seruan. Bikin orang ketawa tu nyenengin kok benernya, wkwkwk ... Toh itu juga bukan satu-satunya aksi gila saya waktu muda dulu. Ya mungkin akan saya ceritakan di postingan berikutnya. Ciao! ^^

Minggu, 11 Juli 2010

Champagne Supernova


Someday you will find me

Caught beneath the landslide

In the Champagne Supernova in the sky …

(Oasis: Champagne Supernova)


Hello everyone! This is my newest artwork. I got the inspiration to create this one from listening to one of Oasis hits, Champagne Supernova. I think it’s a good, unique title, isn’t it? ^^ Hehe … Feel free to give any comment or critic. Thanks! :D

Jumat, 09 Juli 2010

Starry Night, and A Little Conversation ...

This magnificent photograph is taken from Abduzeedo

Kemarin lusa saya yang iseng keluar ke teras rumah menyadari ada sesuatu yang berbeda. Ya, langit cerah sekali malam itu. Sejak saya pulang ke Malang kira-kira hampir dua minggu yang lalu belum pernah rasanya langit secerah ini. Maklum lah, langit hampir selalu mendung disini ^^ Berbeda sekali dengan di Jogja. Walaupun hujan memang tidak selalu turun, mungkin dua atau tiga kali sehari, tapi untuk ukuran waktu yang semestinya sudah masuk musim kemarau ini rasanya agak aneh. Tapi hari itu malam cerah sekali rasanya. Dan entah darimana, tapi tiba-tiba ada perasaan senang saat melihat bintang-bintang kelihatan jelas di langit. Rasanya ingin duduk di atap, melihat langit luas dengan ribuan kerlip cahaya malam itu. Ya, menghabiskan waktu hanya dengan melihat bintang-bintang… :)

Kenapa ya saya suka ngeliat bintang? Kok rasanya kurang kerjaan banget … Pertanyaan kecil yang muncul saat saya dipanggil turun sama Bapak soalnya kelamaan gitaran di atap malam itu. Katanya suara saya pas nyanyi ngganggu tetangga sebelah, hahaha ... ^^ Tapi ya itulah, ada perasaan tenang yang nggak mudah dijelaskan saat duduk di bawah langit malam yang penuh bintang. Oh ya, mungkin juga karena pengalaman waktu SMA kelas dua dulu. Ceritanya waktu itu SMA saya sedang mengadakan acara yang namanya Bedhol Bhawikarsu. Pokoknya intinya tu satu sekolah pindah ke desa tertentu gitu buat bersosialisasi plus maen-maen selama 3 hari. Dan waktu saya kelas dua, desa yang jadi tujuan sekolah waktu itu tempatnya tinggi di lereng gunung. Lebih tinggi dari Malang bahkan. Dan disitulah pertama kali saya merasakan malam yang mungkin paling indah sejauh hidup saya ini. Rasanya bener-bener kayak duduk di bawah planetarium sungguhan! Bintang-bintang beneran keliatan jelas, jumlahnya jutaan dan terbentang kemanapun mata ini ngeliat. Sampe langit warnanya jadi berpendar kebiruan, karena nggak ada tempat kosong dimana bintang nggak keliatan. Bahkan awan nebula yang berpendar biru yang sebelumnya cuman bisa saya liat di buku bener-bener keliatan jelas malam itu. Bintang jatuh muncul mungkin tiap 3 menit sekali. Oh ya, itu pengalaman pertama saya ngeliat rasi bintang sebenarnya, hehe ... Scorpio ma Ursa Mayor waktu itu. Beneran deh, saya bakal ngasih apa aja asal bisa ngerasain malam itu sekali lagi ... :)

Kadang rasanya hidup ini nggak beda kok dengan apa yang saya lakukan malam itu. Yep, kadang saya berpikir bahwa hidup ni kayak ngeliat bintang ^^ Kadang bagi kita, bintang-bintang di langit selalu terlihat sederhana. Hanya sekumpulan kedip cahaya kecil yang muncul tiap malam. Selalu sama dan nggak pernah berubah. Tapi andai aja kita mau melihat lebih jauh, mencoba mengerti dan berpikir lebih dalam, bintang yang kecil itu sebenarnya mungkin jauh lebih besar dari matahari. Salah satu kelip cahaya yang kamu liat sekarang mungkin adalah galaksi lain yang punya jutaan bintang mengitarinya. Betelgeuse yang besarnya 500 kali matahari aja keliatan gak lebih dari kedip cahaya kecil di konstelasi Orion. Nah, hidup juga kayak gitu kan? :) Banyak hal yang keliatannya sederhana di sekitar kita sebenarnya punya arti lebih, bahkan gedhe, kalo aja kita mau mengerti lebih dalam. Tetesan hujan, senyum Ibu saat memasak di dapur, tawa anak-anak kecil yang bermain di ujung jalan, semuanya. Yang kita butuhkan cuma kemauan untuk mengerti lebih dalam, ya nggak? ^^

Entahlah, tapi saya selalu merasa kalo langit malam dan bintang-bintang yang ada di atas sana adalah salah satu anugerah terbesar Tuhan untuk manusia. Seperti yang diungkapkan oleh astronomer Helen Sawyer Hogg tentang apa yang ia percaya tentang bintang-bintang. “The Stars Belong to Everyone”, katanya dalam sebuah bukunya. Bintang tak pernah memilih, ia hadir untuk siapa saja... :)

Dan yah, malam ini yang ada awan mendung datang lagi. Sudah saperti ini sejak sore tadi, dan nampaknya sia-sia saja saya menunggu langit bakal cerah seperti tempo hari. Sepertinya apa yang saya dapatkan malam kemarin lusa itu bisa dianggap keberuntungan. Tapi yah... setidaknya saya merasakan salah satu malam yang menyenangkan di sini. Sejujurnya yang saya inginkan hanyalah langit malam yang cerah, bintang-bintang, dan sebuah percakapan sederhana. Sebuah keinginan sederhana yang konyol sebenarnya. Lagipula, memang siapa yang mau mengobrol dengan orang aneh yang suka menghabiskan waktu sambil melihat bintang? Hahaha ... ^^

Rabu, 07 Juli 2010

Malam Ini Langit Cerah Sekali ...


Whew … Malam ini langit cerah sekali. Rasanya ingin duduk di atap, menghabiskan waktu hanya dengan melihat bintang-bintang sambil main gitar barangkali. Ya, mungkin itu. Dan sebuah percakapan sederhana.


Sabtu, 03 Juli 2010

Commvoice : The WOWest Friends ! (part 1)


Hahaha … Commvoice akhirnya balik lagi nih! =D Maaf ya nunggu agak lama. Gara-gara kepotong liburan dan masalah ini-itu di akhir semester kemarin postingan ini jadi sempet tertunda (alasan ding, padahal asline yo lali…). Dan seperti janji saya sebelumnya, sekarang akan saya tampilkan hasil wawancara saya dengan beberapa temen kita di Komunikasi 08 tentang tema kita sebelumnya. Masih ingat? The WOWest Friends tentunya!

Sedikit pengantar, tema Commvoice kali ini adalah tentang temen-temen, cewek dan cowok, yang dianggap luar biasa di komunikasi 08. Nggak harus yang punya prestasi atau pinter, eksis, atau hebat dalam bidang tertentu. Ya simpel karena mereka memang terlihat luar biasa di mata kita. Alasannya pun macem-macem, mulai dari karena kegigihannya, orisinalitas, ketabahan, bahkan sampe ke sikap pede dan slengekan. Luar biasa dengan cara kita sendiri lah pokoknya Saya rasa predikat ’luar biasa’ seperti itu jauh lebih berarti kan? Langsung dari hati teman-teman kita langsung soalnya, hehe ... Eh, udah lah! Daripada kelamaan ngoceh mending yok langsung aja kita denger pendapat teman-teman kita tentang the WOWest Friend versi mereka. Monggo Juragan!


Putra Agung a.k.a Agung Panda

Yang cowok:

”Kalo aku milihnya Arya”, kata Agung di depan kantor jurusan waktu ditanya tentang the WOWest Friend versinya. Yoi, Agung ni emang kagum ma si Arya. Arya di mata Agung tu luar biasa orangnya, karena selain pinter dan punya jiwa pemimpin, satu hal yang dikagumi Agung dari Arya ni karena kesedehanaannya. ”Arya tu nggak malu untuk menunjukkan pilihan hidupnya, bersikap apa adanya, tapi dia bisa membuktikan kalau dia tetep kompeten”, lanjut Agung. Oh iya, Agung ma Arya ni udah temenan cukup lama karena mereka sama-sama anggota CSSMORA. Jadi udah saling ngerti satu sama lainlah. Wah wah... Emang bener kata si Agung ni. Kasih cendol buat Arya ye!

Yang cewek:

Penasaran ma cewek yang dikagumi Agung? Hahaha... Ternyata sang panda kita ini kagum dengan Dian Eka Permatasari alias Epe sodara-sodara! XD “Yah, kita taulah Epe tu gimana. Cantik, cerdas, udah pada tau semua. Tapi sikapnya yang rendah hati ma akrab ke semua orang itu yang sulit buat dicari di orang lain ...”, kata Agung. Sikap Epe yang nggak kenal batasan untuk kenal dan baik ma orang yang bikin Agung ni jadi kagum ma Epe. Wah Gung ... Ati-ati aja ma Ciprut, tiap pilihan tu ada konsekuensinya, haha ... =D Siplah!


Ria Nur a.k.a Mbokdhe

yang cowok:

Siapa ya cowok yang dikagumi Ria ni kira-kira? Dhimas mungkin? Abim? Atau mungkin malah Matahari? Hahaha ... ternyata yang mendapat kehormatan besar ini adalah ... eng ing eng! Aswin Mustafidz alias Ciprut sodaraku sekalian! ^^

Alasan Ria kagum ma Ciprut ni karena sikap Ciprut yang slengekan abis. Sikapnya yang asal dan apa adanya, ngocol, tapi satu hal yang bikin Ria tu kagum ma Ciprut tu karena Ciprut nggak masalah dengan sikapnya yang seperti itu. ”Wonge ki pede abizzzz ....”, kata Ria waktu saya tanya lewat chatbox di Facebook. Perasaan saya sih pilihannya ini karena ngeliat aksinya Ciprut waktu kelas Soskomnya Mas Rizal, inget nggak? Satu lagi, sepertinya Ria juga meramalkan bahwa kedepannya Ciprut ini akan sangat berhasil dalam sebuah bidang khusus. Bidang yang membutuhkan seluruh kemampuan yang dimilikinya sekarang, dimana potensinya dapat dioleh sebaik mungkin. Bidang Lawak tentu saja, hahahahaha .... ^^

yang cewek:

Bicara soal temen cewek yang luar biasa, Ria mengakui kalau dia sangat mengagumi teman kita Retno. Ketabahan dan kekuatan yang ditunjukkan Retno ketika mendapat cobaan beberapa saat yang lalu membuat Ria merasa bener-bener salut. ”Nggak mudah untuk bisa tetap tersenyum dan bersikap tegar kayak gitu, tapi Retno bisa melakukannya ... ”, lanjut Ria. Luar biasa. Mungkin cuman itu kata yang tepat buat menunjukkan ketabahan dan ketegaran Retno. Salut! :)


Tina Tri Hantari

yang cowok:

Anu ... Saya bingung ni mau nulisnya gimana... Pasalnya waktu saya tanya tentang the WOWest Friend beberapa saat yang lalu via facebook, ternyata cowok yang disebut Tina ini malah saya sendiri. ”Nggak salah ni Tin pilihannya?”, jawaban saya waktu itu. Habis perasaan kagak ada yang spesial dari saya, masih ada yang jauh lebih luar biasa di temen-temen Kom 08. Saya ya gini-gini aja orangnya, slengekkan, berisik, cuek, asal, kagak ada ganteng-gantengnya pula! Hahaha ... ^^ Tapi yah ... terima kasih buat Tina yang sudah memilih saya. Soal alasan kenapanya saya simpen sendiri aja deh, habis aneh banget kalo saya tulis sendiri, wagu! Wkwkwk ... Thanks Tina! :)

yang cewek :

”Aku salut banget ma kegigihan dan keyakinannya Ari”, kata Tina. Ya, saya rasa kita semua juga kagum, kalau bisa dibilang mungkin terinspirasi, oleh kegigihan dan kekuatan yang ditunjukkan ma temen kita Siti Ariyanti. ”Walaupun dengan kondisi kayak gitu, dia tetep gigih dan berusaha. Dia nggak pernah menyerah ...”, ungkap Tina lebih lanjut tentang kekagumannya pada Ari. Walaupun dengan kondisi yang berat dan sendirian seperti itu, Ari tetep menunjukkan keyakinannya dan terus maju. Luar biasa. Semangat Ari! Ingat kalau kamu nggak sendiri, masih ada temen-temenmu di sini yang siap membantumu ... ^^


Yep, mungkin sampe disini dulu Commvoice bagian pertama. Gimana? Macem-macem kan pilihan teman-teman kita ternyata? ^^ Hehehe .. Yang berikutnya yok kita dengar pendapat dari temen-temen kita yang lain. Dan sebaiknya buat teman-teman perjaka komunikasi 08 jangan lupa untuk menyimak edisi berkutnya. Ada wawancara eksklusif dengan Epe soalnya, wkwkwkwkwk ... ^^

Ciao!

Jumat, 02 Juli 2010

It's Been A Year! Yeah!

Hahaha ... Desain cupu setahun yang lalu masih ada ternyata! ^^

Whew … Nggak kerasa umur blog saya ini udah setahun. Juni tahun lalu saya yang lagi sendirian di rumah karena liburan semester iseng-iseng bikin blog di Blogger. Sok bisa nulis dulu ceritanya, haha … ^^ Terinspirasi ma blognya Diaz n Ojan waktu itu. Dan akhirnya kok malah keterusan sampe sekarang. Isinya masih sama sebenarnya. Desain-desainnya tetep nggak jelas, tulisan-tulisannya masih berantakan, foto-fotonya masih kayak fotonya anak kemarin sore, paling-paling yang baru cuman ketambahan ada videonya dikit. Tapi yah ... seenggaknya blog ini berkembang pelan-pelan. Minimal bisa jadi tempat buat cerita dan saling berbagi, terutama buat temen-temen di komunikasi UGM 08. Well, semoga tahun depan blog ini bisa berkembang lebih oke lagi lah pokoknya. Oh ya, matur nuwun juga buat temen-temen yang mau mampir buat baca-baca blog ini. Siplah! ^^