Rabu, 28 Juli 2010

Lima Tempat yang Sangat Ingin Saya Kunjungi


Beruntunglah Phileas Fogg, yang dalam buku Jules Verne “Around the World in 80 Days” diceritakan memiliki kesempatan untuk mengelilingi dunia dan menyaksikan tempat-tempat terkenal di seluruh dunia. Melakukan petualangan jauh menembus batas imajinasi yang mungkin sebelumnya hanya dapat disaksikan lewat foto dan ilustrasi di lembaran buku. Rasanya ingin sekali punya kesempatan seperti itu ^^ Setelah iseng membaca sebuah artikel di komputer hari ini saya jadi berpikir, seandainya saya memiliki kesempatan untuk berpetualang mengelilingi dunia dengan menaiki balon udara raksasa, tempat apa saja ya yang ingin saya kunjungi? Sedikit imajinasi di hari yang mendung ini rasanya tak masalah :D Setidaknya saya tidak harus menjadi sekaya Aristotle Onassis yang berkeliling dunia dengan kapal pesiar. Yang saya butuhkan cuma sedikit imajinasi dan selera humor, hehe ... :)

  • Mekkah

There is nothing can be more joyful than see Ka’bah in front of our very own eyes, isn’t it? :D Well, maybe when the time comes, I will not need this hot air balloon to get there, hehe …Once again, when the time comes …


  • Paris

Mungkin 9 dari 10 wanita yang ditanya tentang ’Kota yang Paling Ingin Kamu Kunjungi’ akan menjawab Paris. Yah ... Mungkin itu berhubungan dengan fashion, belanja, romantisme, dan bla bla bla entah apalagi. Saya sendiri kurang begitu paham dengan semua itu. Lalu kenapa saya memilih untuk mendaratkan balon udara saya ke Paris? Ini alasannya ...

Ya, museum Louvre. Orang Prancis sendiri mengenalnya dengan Musee du Louvre. Mungkin aneh kedengarannya, tapi saya SUNGGUH ingin mengunjungi museum ini... Saya ingin melihat langsung karya seni terkenal yang sebelumnya cuman bisa saya pelototin sampe ngiler di buku atau internet. Karya-karya Rembrandt, Michaelangelo, Rodin, semuanya berada di sana. Saya sering berharap seandainya Tuhan mengijinkan, sekali saja seumur hidup saya pengen merasakan berjalan di Grande Gallerie dan merasakan dikelilingi oleh karya seni dari para maestro dunia. Aneh? Haha .. Dulu seseorang juga pernah melihat saya dengan tatapan semacam itu saat saya menceritakan keinginan ini ^^ Oh ya, saya juga pengen melihat Paris waktu malam. The City of Lights kalo orang sono bilang. Toh siapa juga yang nggak mau?

  • Bodo, Norwegia

Memaksakan balon udara ini untuk beranjak dari daerah yang hangat di Normandia ke arah utara yang dingin dan berangin bukanlah tanpa alasan yang jelas. Lalu, emang apa sih yang bisa ditemukan di sebuah kota kecil di ceruk Norwegia yang dingin ini? Jawabannya : Aurora. Ya, saya ingin sekali melihat aurora langsung dengan mata kepala sendiri, hehe … :)

Aurora, seperti yang sudah banyak diketahui adalah fenomena cahaya berpendar yang bisa ditemukan hanya di daerah sekitar kutub. Dikenal dengan Aurora Borealis di utara, dan orang-orang menyebut aurora yang terjadi di daerah selatan dengan Aurora Australis. Saya sendiri nggak begitu ngerti tentang bagaimana aurora ini bisa terbentuk, dan tidak seberapa peduli sebenernya (“… when solar wind carries an energy and trapped in magnetosphere, proton neutron bla bla bla …=.=’). Satu hal yang jelas, Aurora adalah pemandangan yang sungguh luar biasa untuk disaksikan. Konon orang Viking percaya bahwa Aurora adalah hasil kilauan baju perang Valkyrie, para prajurit wanita milik dewa Odin, yang melintasi langit malam di bawah pendar bulan dengan menunggang kuda terbang. Satu lagi ciptaan Tuhan yang mengagumkan… ^^ Oh ya, sekalian saja saya menikmati matahari tenggelam di kota Bodo ini. Pemandangan matahari tenggelam di salah satu fjord terkenal di Norwegia dengan perairannya yang tenang ini telah berkali-kali menjadi objek foto yang luar biasa.

  • Fez

Dari perairan Norwegia yang dingin mari kita pindah ke selatan, melewati selat Gibraltar menuju daerah panas dengan hembusan angin laut Mediterania yang hangat di Afrika Utara. Selamat datang di Fez, sebuah kota wisata terkenal di Maroko. Kalo ada yang ingin komplain tentang pilihan destinasi saya kali ini maka marahlah pada grup band U2, yang karena salah satu video klipnya yang berjudul “Magnificent” telah berhasil membuat saya setengah mati ingin mengunjungi kota ini.

Kota ini adalah kota wisata klasik khas timur tengah, dengan bangunan berwarna pastel yang terhampar di dataran di tepi laut Mediterania. Sebuah tempat yang oke buat berlibur, ya nggak? *sok jadi kaum jet set* Hahaha ... ^^ Satu hal yang ingin saya saksikan di sini adalah melihat kilauan matahari yang bergerak pelan melintasi menara-menara minaret yang tersebar di seantero Fez, sementara saya berjalan di gang sempit dengan jalan blok berbatu khas kota-kota Laut Tengah. Berasa jadi kayak bos mafia Don Vito Corleone yang lagi jalan-jalan Sicilia nih. Bedanya kalo di Fez makanannya yang terkenal kebab, bukan pasta, hahaha ... :D

  • Venesia

Mampir sebentar yok di Italia, kan deket, cuman ke utara dikit ngelewatin laut tengah. Dan inilah Venesia, kota terapung yang terkenal. Dikenal dengan Queen of Adriatic atau Ratu Laut Adriatik, Venesia adalah salah satu kota wisata yang sangat ingin saya kunjungi di Eropa. Kenapa emangnya? Untuk muter-muter jalan kanal dengan naik gondola? Bukan. Mungkin itu lebih cocok bagi mereka yang bawa pasangan, hehe ... Saya sendiri lebih tertarik dengan karnaval (atau pesta topeng sebenarnya) yang diadakan tiap tahun di Venesia. Kostumnya keren-keren! Apalagi waktu karnavalnya ngelewatin gedung-gedung terkenal seperti Pallazo Ducalle atau alun-alun Saint Mark. Dan saya sangat suka ma yang satu ini nih, kostum pelawak (jester) kerajaan atau yang di Eropa lebih dikenal dengan Harlequinn. Beli ginian di Pasar Beringharjo ada nggak ya? Hahaha ... ^^


Lho? Yah ... Ternyata persediaan bahan bakar saya habis sodara-sodara. Terpaksa deh cuman 5 tempat ini aja yang bisa saya ’impikan’ untuk kunjungi. Padahal masih banyak tempat yang ingin saya ceritakan, tapi apa daya ... hehe .. :p Ya seenggaknya cerita saya hari ini cukup mewakili mimpi kecil saya akan petualangan ke penjuru dunia. Soal apakah itu ntar terlaksana atau nggak, buat saya nggak jadi masalah. Imajinasi berputar dalam kepala kita bagaikan jutaan kunang-kunang yang melakukan pertunjukkan cahaya. Kita tak pernah tahu apakah kerlip cahaya itu akan benar-benar tinggal, atau mereka akan terbang dan hanya meninggalkan bekas-bekas mimpi. Yang bisa kita lakukan hanya menikmati pertunjukkan cahaya itu, dan berharap agar kunang-kunang tidak hilang, hehe .. :)

Jadi, kalau balon udara ini jadi milikmu, tempat mana yang pilih untuk dikunjungi? ^^

4 komentar:

Anonim mengatakan...

km mau naik balon udara beneran ngga?numpang dong...
haha..ntar aku turunin di Wina yahhh..hehe

new colour mengatakan...

Setelah tak sadarkan diri ketika membaca rangkaian tulisan anda mengenai balon udara dan keliling dunia, saya merasa sedih ketika selesai membaca karena tiba2 imaginasi saya hilang dan saya sudah kembali ketempat saya berada,,heheheh....terima kasih sudah mengantarkan saya ke 5 tempat instimewa tersebut dalam jangka waktu yang singkat..

:-P

Angga Prawadika mengatakan...

@Dirga : Hahaha ... ^^ Manur nuwun Mas Dir!

@anonim : Welcome aboard ... :) Jalan-jalan ke Austria nih ceritanya. Kayak lagunya Owl City aja, Dear Vienna, wkwkwk ...

tapi masak ni aku bawa penumpang yang aku nggak tau orangnya :p

DJaran mengatakan...

yang liat aurora itu saya sangat tertarik.hahahaha