Jumat, 09 Juli 2010

Starry Night, and A Little Conversation ...

This magnificent photograph is taken from Abduzeedo

Kemarin lusa saya yang iseng keluar ke teras rumah menyadari ada sesuatu yang berbeda. Ya, langit cerah sekali malam itu. Sejak saya pulang ke Malang kira-kira hampir dua minggu yang lalu belum pernah rasanya langit secerah ini. Maklum lah, langit hampir selalu mendung disini ^^ Berbeda sekali dengan di Jogja. Walaupun hujan memang tidak selalu turun, mungkin dua atau tiga kali sehari, tapi untuk ukuran waktu yang semestinya sudah masuk musim kemarau ini rasanya agak aneh. Tapi hari itu malam cerah sekali rasanya. Dan entah darimana, tapi tiba-tiba ada perasaan senang saat melihat bintang-bintang kelihatan jelas di langit. Rasanya ingin duduk di atap, melihat langit luas dengan ribuan kerlip cahaya malam itu. Ya, menghabiskan waktu hanya dengan melihat bintang-bintang… :)

Kenapa ya saya suka ngeliat bintang? Kok rasanya kurang kerjaan banget … Pertanyaan kecil yang muncul saat saya dipanggil turun sama Bapak soalnya kelamaan gitaran di atap malam itu. Katanya suara saya pas nyanyi ngganggu tetangga sebelah, hahaha ... ^^ Tapi ya itulah, ada perasaan tenang yang nggak mudah dijelaskan saat duduk di bawah langit malam yang penuh bintang. Oh ya, mungkin juga karena pengalaman waktu SMA kelas dua dulu. Ceritanya waktu itu SMA saya sedang mengadakan acara yang namanya Bedhol Bhawikarsu. Pokoknya intinya tu satu sekolah pindah ke desa tertentu gitu buat bersosialisasi plus maen-maen selama 3 hari. Dan waktu saya kelas dua, desa yang jadi tujuan sekolah waktu itu tempatnya tinggi di lereng gunung. Lebih tinggi dari Malang bahkan. Dan disitulah pertama kali saya merasakan malam yang mungkin paling indah sejauh hidup saya ini. Rasanya bener-bener kayak duduk di bawah planetarium sungguhan! Bintang-bintang beneran keliatan jelas, jumlahnya jutaan dan terbentang kemanapun mata ini ngeliat. Sampe langit warnanya jadi berpendar kebiruan, karena nggak ada tempat kosong dimana bintang nggak keliatan. Bahkan awan nebula yang berpendar biru yang sebelumnya cuman bisa saya liat di buku bener-bener keliatan jelas malam itu. Bintang jatuh muncul mungkin tiap 3 menit sekali. Oh ya, itu pengalaman pertama saya ngeliat rasi bintang sebenarnya, hehe ... Scorpio ma Ursa Mayor waktu itu. Beneran deh, saya bakal ngasih apa aja asal bisa ngerasain malam itu sekali lagi ... :)

Kadang rasanya hidup ini nggak beda kok dengan apa yang saya lakukan malam itu. Yep, kadang saya berpikir bahwa hidup ni kayak ngeliat bintang ^^ Kadang bagi kita, bintang-bintang di langit selalu terlihat sederhana. Hanya sekumpulan kedip cahaya kecil yang muncul tiap malam. Selalu sama dan nggak pernah berubah. Tapi andai aja kita mau melihat lebih jauh, mencoba mengerti dan berpikir lebih dalam, bintang yang kecil itu sebenarnya mungkin jauh lebih besar dari matahari. Salah satu kelip cahaya yang kamu liat sekarang mungkin adalah galaksi lain yang punya jutaan bintang mengitarinya. Betelgeuse yang besarnya 500 kali matahari aja keliatan gak lebih dari kedip cahaya kecil di konstelasi Orion. Nah, hidup juga kayak gitu kan? :) Banyak hal yang keliatannya sederhana di sekitar kita sebenarnya punya arti lebih, bahkan gedhe, kalo aja kita mau mengerti lebih dalam. Tetesan hujan, senyum Ibu saat memasak di dapur, tawa anak-anak kecil yang bermain di ujung jalan, semuanya. Yang kita butuhkan cuma kemauan untuk mengerti lebih dalam, ya nggak? ^^

Entahlah, tapi saya selalu merasa kalo langit malam dan bintang-bintang yang ada di atas sana adalah salah satu anugerah terbesar Tuhan untuk manusia. Seperti yang diungkapkan oleh astronomer Helen Sawyer Hogg tentang apa yang ia percaya tentang bintang-bintang. “The Stars Belong to Everyone”, katanya dalam sebuah bukunya. Bintang tak pernah memilih, ia hadir untuk siapa saja... :)

Dan yah, malam ini yang ada awan mendung datang lagi. Sudah saperti ini sejak sore tadi, dan nampaknya sia-sia saja saya menunggu langit bakal cerah seperti tempo hari. Sepertinya apa yang saya dapatkan malam kemarin lusa itu bisa dianggap keberuntungan. Tapi yah... setidaknya saya merasakan salah satu malam yang menyenangkan di sini. Sejujurnya yang saya inginkan hanyalah langit malam yang cerah, bintang-bintang, dan sebuah percakapan sederhana. Sebuah keinginan sederhana yang konyol sebenarnya. Lagipula, memang siapa yang mau mengobrol dengan orang aneh yang suka menghabiskan waktu sambil melihat bintang? Hahaha ... ^^

8 komentar:

I'M PLAYBOY??? mengatakan...

Ngga koyok e aku sedikit mengerti keinginanmu "Ngobrol" koyok pas Bedhol with someone...

Angga Prawadika mengatakan...

hahaha ... halo Ded ^^

doh, nek sing iku aku wes lupa. Jaman dulu soale, hehe ... :)

Kapan yo bisa ke desanya tu lagi? Sumpah puengen banget aku ...

I'M PLAYBOY??? mengatakan...

emang e di jogja tdk ad??
d tv2 pilm coockies sctv bnyak setting d sono..nuansa langit dan bintang..
broo ak pengen nulis lirik di jogja,sapa tau ada inspirtrasi..hehehe..

Anonim mengatakan...

Lagipula, memang siapa yang mau mengobrol dengan orang aneh yang suka menghabiskan waktu sambil melihat bintang?
kayaknya sebenernya kamu tau jawabannya deh..tapi gak mau mengakui..haha
nice post...=)

Angga Prawadika mengatakan...

Hehehe .. :)

Anggep ja ni semacem permainan, kayak hide and seek. Kalo langsung ditulis nggak bakal seru lagi kan...? ^^

Anonim mengatakan...

hahaha asal jangan hide terus aja..
:p
btw aku ga pernah buka blog kamu,tapi ternyata tulisan kamu lumayan jugak..jadi ga nahan pengen komen..ahahaha
jangan geer!
keep write angga..:)

Angga Prawadika mengatakan...

wkwkwk ... thanks ya ^^

btw bukan aku lho yang hide :p btw ni siapa ya? kok kayaknya aku familier ma tulisannya, hehe ...

Anonim mengatakan...

ah masa sih familier..perasaan kamu aja kali..haha
ohh jadi kamu gak hide nih?berarti waktunya seek..:)