Sabtu, 25 Juni 2011

Waktu Kami Sudah Selesai Sepertinya







Desain cover Kepel News terakhir yang saya buat buat Korps Mahasiswa Komunikasi (KOMAKO) UGM 2010 - 2011. Sayang sekali tidak bisa ditampilkan karena flash disk nya Arief Hidayat selaku layouter rusak, jadi dataya hilang. Daripada nganggur di folder komputer saya tampilkan saja di sini.


Jiahhh .... gara-gara saya baca Kepel News yang edisi ini saya jadi ngerasa sedih juga. Emang bener banget kalo temanya Farewell. Saya yang angkatan 2008 habis ini bakal jarang dateng ke kampus. Jarang ketemu teman-teman lagi. Setelah KKN ini saya bakal jarang ketemu teman-teman seangkatan. Dateng ke kampus juga nggak se-exciting dulu.


Waktu kami sudah selesai sepertinya.



Farewell



Kamis, 23 Juni 2011

UFO dan Alien. Yang Bener aja!


Ini postingan iseng-iseng aja benernya. Habis liat blog saya sepi, nggak ngerti apa yang mesti ditulis. Ceritanya saya dapat gagasan buat nulis ini dari beberapa hari yang lalu. Temen saya, Matahari Asysyakuur, akhir-akhir ini sering buat olok-olokan yang temanya tentang teori konspirasi. Tau sendiri lah, macem Freemason, Templar, dan tetek bengek yang lainnya. Saya sih benernya nggak peduli ama teori-teori macem begituan, tapi rasanya lucu juga kalo jadi buat bahan guyonan. Kayak misalnya, “Sepertinya denah gedung fisipol baru ini berbentuk segilima terbalik alias kepala setan. Jangan-jangan dosen kita itu sebenarnya sudah dibaiat jadi Freemason?”. Bego sekali, hahahaha … ^^ Dan ngomong-ngomong soal teori konspirasi, saya jadi pengen ngobrol tentang isu konspirasi laen yang kemaren sempet bikin heboh Indonesia. Soal UFO. Soal Alien.



Pertanyaan sederhana. Ada dari temen-temen yang percaya Alien? Atau UFO itu ada?



Well, maaf, tapi saya tidak percaya.


Dulu saat saya masih kelas 4 SD, saya iseng-iseng membeli beberapa buku di Gramedia tentang misteri-misteri yang terjadi dunia. Hmmm … dulu waktu SD semua informasi di buku terlihat selalu benar. Dan saat itulah saya berkenalan dengan berbagai cerita yang sekarang sering ditampilkan di artikel misteri di Internet. Sudah sejak kelas 4 SD saya kenal dengan insiden Roswell yang terkenal, tentang ledakan misterius Tunguska di Siberia, cerita tentang Chupacabra, Segitiga Bermuda, Area 51, dan lain sebagainya. Dan dulu saya percaya bahwa MUNGKIN saja alien itu ada. Kejadian-kejadian yang penuh bumbu-bumbu konspirasi di buku-buku itu terdengar sangat meyakinkan. Tentang bagaimana cerita seputar jatuhnya pesawat aneh di Rosswell dimana pemerintah Amerika konon segera menutup-nutupinya. Cahaya misterius yang tak dapat dijelaskan muncul di berbagai negara Skandinavia saat Perang Dunia 2. Atau lingkaran panen yang muncul di berbagai area yang konon menyampaikan berbagai pesan 'extra-terrestrial' bagi manusia. Artifak-artifak kuno yang konon pertanda bahwa alien itu pernah berhubungan dengan manusia purba, seperti kasus Baghdad Battery, Stonehege, atau ukiran helikopter di kuil Luxor. Percayalah, saya tau sedikit banyak soal isu alien ini karena saya sudah iseng-iseng membacanya sejak waktu yang lama.


Terus bagaimana ceritanya hingga saya jadi orang yag skeptis?


Pertama, kesimpulan ini muncul secara sederhana setelah membaca sekian banyak artikel tentang isu alien ini. Pertanyaan sederhana muncul: Kenapa semua bukti yang dilampirkan selalu tidak konsisten, foto yang blur, atau rekaman yang buram? Maksud saya,”Yang bener aja. Masak semua foto selalu buram dan meragukan gini!?”. Keterangan yang didapat dari isu alien ini muncul dari orang-orang yang nggak kompeten, saksi mata sepihak yang ceritanya sangat bervariai antara satu dengan lainnya. Dan yang paling membuat saya mengubah pikiran saya soal ada alien atau enggak ini adalah karena melihat sebuah artikel di internet yang entah dibuat oleh BBC atau National Geographic, saya lupa, yang isinya adalah menjelaskan beberapa hoax terbesar di dunia. Tentang otopsi alien yang terkenal, foto UFO yang jadi poster di atas, foto tentang monster Loch Ness, semuanya palsu. Dibuat untuk menimbulkan sensasi aja. Saya sendiri heran, kok bisa ada orang yang percaya pada rekaman sepanjang 20 detik yang menggambarkan UFO yang melayang, padahal jelas-jelas itu cuman tutup tempat sampah logam yang digantung dengan senar. Saya juga jadi bertanya-tanya, emang dari segitu banyak kasus, adakah emang yang bener-bener bisa diyakini? Hampir nggak ada. Satu per satu roboh gara-gara ketauan cuman hoax doang. Eaaaa … -____-


Kedua, mungkin karena saya emang ambil kuliah di jurusan komunikasi. Saya nggak begitu ngerti tentang aspek ilmiah di balik UFO itu gimana, mungkin teman-teman di jurusan fisika atau astronomi lebih tau. Tapi saya pikir, kalau kita ngomongin UFO, yang mesti diliat manusia-nya. Manusia itu mudah sekali terpengaruh sebuah isu. Histera massal mudah sekali terjadi. Ingat kasus crop circle di Sleman kemaren? Begitu media massa besar-besaran meliputnya, tiba-tiba aja isu alien jadi mengudara. Orang-orang jadi berasumsi bahwa UFO mungkin saja emang datang, ditambah dengan keterangan narasumber dari klub pemerhati alien (yang bener aja!). Dan sekarang isu itu juga hilang secepat dia keluar. Di mata orang yang udah terperangkap isu, atau histeria, burung akan terlihat seperti piring terbang, rusa akan terlihat seperti bigfoot, dan berang-berang akan terlihat seperti monster danau.


Dulu saya pernah melihat sebuah tayangan luar biasa dari BBC. Intinya adalah para tim ahli dari BBC secara sederhana ingin membuktikan kalau manusia itu mudah sekali terpengaruh. Indra dan perasaan mereka nggak bisa dipercaya. Caranya sangat sederhana: dengan sebatang tongkat seukuran tiang bendera. Tongkat ini dibentuk agar mengapung secara vertikal di permukaan air. Pertama, tongkat ini diapungkan di sebuah danau buatan di Oxford, Inggris. Ketika orang-orang disekitar danau ditanyai, “Benda apakah itu?”, semuanya menjawab bahwa itu adalah tongkat. Tapi saat tongkat yang sama diapungkan ke danau Loch Ness yang terkenal, hanya 15% orang di sekitar danau yang mengatakan itu tongkat. Sisanya menjawab,”Ya Tuhan! Itu Nessie! Monster itu nyata!”. Ya Tuhan, yang benar saja...


Intinya adalah, saya nggak percaya bahwa alien dengan pesawat luar angkasanya itu benar-benar ada dan pernah datang ke bumi. Kalau alien yang dimaksud adalah dalam bentuk organisme sederhana yang mampu hidup di lingkungan non oksigen, well, mungkin masih masuk akal. Tapi harus diakui bahwa ada tempat sekitar 5% di otak saya yang memberikan tempat bagi jawaban misteri-misteri yang terjadi di dunia. Banyak sekali misteri-misteri du dunia ini yang masih belum ditemukan jawabannya (walaupun saya yakin jelas bukan UFO jawabannya). Kalau selo, cobalah baca mengenai misteri Stonehege, Peta Piri Reis, manuskrip Voynich, Segitiga Bermuda, dan lain sebagainya.


Selamat membaca, dan selamat liburan teman-teman! :D


Selasa, 14 Juni 2011

Be Thankful For Your Miserable Life




Sedikit curhat saja di blog. Akhir-akhir ini saya lagi bad mood. Bukan apa-apa sih, kayaknya karena emang lagi banyak pikiran dan kerjaan aja. UAS, duit KKN, program festival di KKn nanti yang saya ketuanya, eksekusi buat UAS Produksi Iklan yang jumlahnya segambreng. Ditambah jempol kaki saya yang kemaren sobek (alamak ... darahnya banyak banget -__- ), jari kelingking yang bengkak gara-gara kecepit pintu kosnya Dirga, dan terakhir suasana Jogja yang dingin sekali akhir-akhir ini bikin saya flu. Lengkap.


Saya pengen jalan-jalan
Saya pengen ke pantai
Saya pengen berkelana ke sebuah tempat yang baru
Saya pengen bikin video kreatif lagi
Saya pengen bikin proyek stop motion
Saya pengen menggila




Dan yang saya lakukan sekarang cuman mantengin komputer sambil baca
buku kuliah









that suck.


Rabu, 08 Juni 2011

Creative Video: Get Pulpy Beat!



Ini sebenernya video yang saya dan teman-teman buat untuk kompetisi Video yang dibuat Minute Maid Pulpy. Sayang sekali, mungkin karena di sini kami bikinnya pake scoring lagu yang gak free, jadi gak bisa masuk karena masalah hak cipta. Sial sekali, hah! Padahal menurut kami video ini udah oke, hahaha ... :p Yah, daripada nggak ditampilin dimanapun ya saya tampilin di sini aja :)


video


" Get Your Pulpy Beat"

Talent : Seta Aditya Nasrula

Director : Cahya Purusatama
DOP : Cahya Purusatama
Production : Nur Arief Hidayat
Editor : Angga Prawadika Aji



Selasa, 07 Juni 2011

Lucky Me.



" The beauty of a woman must be seen from in her eyes, because that is the doorway to her heart, the place where love resides "

Audrey Hepburn. American Actress. 1929 - 1993



Senin, 06 Juni 2011

American McGee's Alice



Ketika saya melihat karya artwork seorang teman di facebook beberapa hari yang lalu, tiba-tiba saya seakan tersedot dengan nostalgia masa lalu. Yak, saya ucapkan terima kasih untuk teman saya Mocha dengan artworknya Sweeney Todd the Demon Barber, saya jadi mengingat masa-masa masa lampau dimana saya seperti ketagihan dengan gaya art ala Tim Buton. Bukan apa-apa sih, tapi rasanya lucu juga kalau ingat dulu saya pernah suka banget dengan gaya psychedelic, dark-gothicnya sang sutradara terkenal itu. Sebut saja film Tim Burton yang lain semacem Edward the Scissor-hand, Sleepy Hollow, dan yang paling oke : Nightmare Before Christmast.


Dan ngomong-ngomong soal gaya art dari Tim Burton, saya pengen nulis dikit tentang sebuah game favorit saya jaman dulu yang gayanya hampir sama dengan gayanya Tim Burton. H
abis rasanya jadi nostalgia banget. Ada yang pernah maen American McGee's Alice? :)



Well, ini benernya game jaman kuno. Pertama kali liris tahun 2000, dan baru bulan ini versi remake-nya bakal diliris lagi sama Electronic Arts. Sejujurnya gak ada hal yang spesial ban
get dari gameplay American McGee's Alice ini. Standard aja, hack and slash macem God of War gitu. Tapi apa yang bikin game ini menurut saya adalah salah satu game favorit saya? Jawabannya adalah: Art dan Storyline. Siapapun yang pernah maen game ini saya YAKIN juga berpikir hal yang sama.





American McGee' s Alice bercerita tentang petualangan Alice setelah ia kembali dari dunia fantasi Wonderland. Alice yang dimaksud di sini adalah Alice yang ITU, tokoh cerita anak-anak karangan Lewis Caroll yang filmnya kemaren dibuat Hollywood dengan si Johny Deep jadi salah satu tokohnya. Diceritakan bahwa setelah Alice kembali ke dunia nyata setelah mengalahkan Queen of Heart (Ratu Hati), ia masih sering kembali ke Wonderland untuk bertemu dengan teman-temannya. Semuanya berjalan baik-baik saja hingga pada suatu saat Alice menyadari bahwa ia kehilangan seluruh keluarganya dalam kebakaran besar, dan parahnya semua itu terjadi saat ia asyik bermain-main di Wonderland. Menyaksikan keluarganya terbakar serta menjadi satu
-satunya korban selamat, Alice segera menderita perasaan bersalah yang hebat hingga menyebabkan kondisi mentalnya dinyatakan tak sehat. Dan selama sepuluh tahun berikutnya Alice harus mendekam di rumah Sakit Jiwa Dr.Ruthbert untuk menjalani perawatan mental. Tiba-tiba pada suatu hari tak disangka-sangka seorang teman Alice dari Wonderlanda datang, the Running Hare (Kelinci Pelari), membawa Alice kembali ke Wonderland.




Di sinilah petualangan dimulai. Wonderland telah berubah total sejak terkahir kali Alice melihatnya. Bentuknya lebih mirip neraka daripada dunia impian. Teman-teman Alice pun juga telah berubah, beberapa diantaranya bahkan nantinya akan menjadi musuh Alice. The Cheesire Cat, teman Alice yang berupa kucing yang dapat menghilang kini bentuknya menjadi kurus kerontang dan terlihat jahat. Wajah the Cheesire Cat inilah yang menjadi icon terkenal game ini. Sementara Mad Hatter yang dulu sering mengajak Alice untuk minum teh bersama kini berubah menjadi penemu gila yang sangat kejam. Alice kemudian menyadari bahwa rasa bersalah dan kegilaannya-lah yang menyebabkan Wonderland berubah seperti itu. Dan cara satu-satunya menyelamatkan Wonderland dan jiwa Alice sendiri adalah dengan mengalahkan perasaan bersalahnya, dilambangkan dengan mengalahkan the Queen of Heart untuk kedua kalinya.





Apa yang bener-bener saya suka dari game ini adalah untuk artnya. Seorang penulis artikel game terkenal pernah berkomentar bahwa American McGee's Alice adalah sebuah awal dimana sebuah seni tinggi dan dunia game bisa disatukan. Perpaduan antara unsur kekanak-kanakan seperti dunia impian dan dongeng disatukan dengan pendekatan gelap, morbid, dan cenderum kejam. Hasilnya menjadi sebuah game dengan konsep yang cantik. Game ini membuat pemain mengendalikan seorang gadis manis berumur 17 tahun bersenjata pisau dan berusaha untuk melewati tantangan dari ke-sembilan provinsi di Wonderland dengan selamat.

Game ini dijamin keren (kalo kamu punya selera art yang bagus). Kalau yang versi pertamanya udah sulit kamu cari, coba tunggu aja versi remake-nya yang bakal liris bulan ini. American McGee's Alice: Return to Madness. Web site-nya yang keren bisa dilihat di sini. Oiya, saya ingetin kalo game ini ratingnya Mature, soalnya emang tingakt gore dan horrornya lumayan tinggi. Tapi justru itu kan yang kadang kita cari? :p hehehe ...



Jumat, 03 Juni 2011

Syndrom Galau dan Obatnya












Mbribik (bahasa Jawa), atau yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai Pedekate, berasal dari kata dasar bribik. Mbribik dapat diartikan sebagai sebuah serangkaian upaya yang dilakukan kaum Adam dengan tujuan untuk mengubah afeksi seseorang terhadapnya. Umumnya upaya ini dilakukan agar sang pembribik (sebutan bagi pelaku mbribik) dapat menjadikan bribikkan (target pembribikkan) sebagai teman dekatnya.

Beberapa ahli percaya bahwa aksi mbribik dapat dilacak hingga masa prasejarah, dimana usaha pembribikkan yang gagal dilukis oleh manusia gua di beberapa situs penggalian di Sangiran. Usaha mbribik pun berkembang dengan seiring perkembangan zaman. Dan kini nampaknya teknik-teknik pembribikkan telah berkembang dengan pesat. Kalau dulu seorang pria mbribik bermodalkan keberanian dibumbui dengan aksi-aksi romantis, kini aksi-aksi mbribik dapat dilakukan lewat berbagai media baru seperti facebook dan twitter. Luar biasa memang.

Mbribik memang obat yang pas sekali untuk para sobat galau semuanya. Tapi harus diingat bahwa ada serangkaian efek samping yang mesti diwaspadai apabila usaha mbribik tidak berjalan sesuai rencana. Galau yang lebih parah dan berkepanjangan, putus asa, hingga perubahan orientasi seksual bias saja muncul. Oleh karena itu, saya pribadi menyeru pada sobat-sobat galau untuk tetap semangat. Selalu ada jalan.

Tetap galau. Tetap semangat. Mbribik jalan.