Rabu, 30 Mei 2012

Cerita Mistis : Ular Naga


Sewaktu saya kecil dahulu, saya suka sekali dengan naga. Entah kenapa. Banyak dari gambar-gambar crayon yang saya bikin dulu bertemakan makhluk legenda ini. Dan memang nampaknya naga adalah makhluk mitologis yang terkenal di seluruh dunia. Ular naga hampir selalu ditemui di segala kebudayaan di dunia. Di daerah Eropa misalnya, naga digambarkan sebagai makhluk ganas berbentuk kadal raksasa dengan sayap kelelawar yang mampu menyemburkan api. Naga sering diasosiasikan dengan iblis oleh masyarakat Eropa kuno, sementara masyarakat Norwegia mengenal naga 'Nydhogg" atau Sang Pengunyah Batang Kehidupan yang digambarkan jahat dan mengerikan. Sementara di daerah Asia naga nampaknya memiliki tempat yang lebih terhormat. 'Long' atau naga dari kebudayaan Cina adalah lambang langit, yang berbentuk seekor ular dengan kepala singa bertanduk rusa. Tak ubahnya di Indonesia, ular naga juga muncul dalam kebudayaan Dayak, Bali, dan terutama Jawa di Jawa. 


Ada sebuah cerita yang dulu dikatakan Ayah saya yang hingga kini masih membuat saya terkesan. Tentang keberadaan sebenarnya dari 'ular naga'. Konon, sewaktu ayah saya dulu masih kecil di daerah Madiun telah banyak cerita yang beredar tentang keberadaan ular naga yang bertapa. Ular naga ini adalah makhluk sakti yang bertapa untuk waktu yang sangat lama di hutan-hutan angker, jauh dari pandangan manusia. Ular naga bertapa dengan mulut terbuka lebar, dan dengan beriring waktu, kulit sang ular mulai ditumbuhi berbagai macam tanaman dan bebatuan sehingga mulutnyapun berbentuk seperti cekungan gua. Pernah ada sebuah cerita yang menggegerkan Madiun pada jaman Ayah saya dahulu. Seorang petani yang nunut ngaso (numpang beristirahat) di sebuah cekungan gua di hutan Saradan, Kab. Madiun kaget bukan kepalang karena gua yang dijadikan tempatnya beristirahat tiba-tiba saja bergetar hebat dan bergerak. Gua tadi ternyata adalah seekor ular raksasa yang tiba-tiba saja bangun dan bergerak terus menuju sungai. Saking ketakutannya si petani ini langsung berlari sambil berteriak-teriak menuju desa. Ketika Si ular tersebut bangun ia meninggalkan sebuah lubang raksasa yang berisi kotoran dan sisa sang ular berganti kulit. Konon saat itu kotoran ular naga sangat dicari-cari oleh tukang obat Cina, dimasukkan dalam toples keramik dan dihargai amat mahal. Malam harinya, orang di sekitar sungai geger karena mereka melihat pemandangan yang belum pernah disaksikan sebelumnya. Tiba-tiba saja dari segala penjuru ular dari berbagai jenis secara bersamaan keluar dari tempat persembunyian mereka dan bergerak menuju sungai. Jumlahnya ribuan, banyak sekali kalau kata Ayah saya dulu. Seketika para warga tahu apa yang menyebabkan ular-ular ini datang. Di tengah sungai terlihat seekor ular raksasa sedang berenang diikuti oleh ribuan ular-ular itu. Seakan-akan ular-ular tersebut datang karena panggilan ular raksasa tersebut. Di kepala ular raksasa ini konon terdapat semacam mahkota yang bersinar seperti lampu ublik. Terang dan berpendar. Kejadian ini dilihat oleh banyak orang sehingga menjadi salah satu folklore terkenal di daera Madiun.

Sekali lagi saya juga kurang tahu apa cerita tersebut benar. Ya Wallahu Alam ...  







Selasa, 29 Mei 2012

Musik Terbaik di Video Games!


Hari ini benar-benar adalah hari yang membuat saya terharu. yang pertama adalah karena pagi tadi saya bertemu Ibu saya yang kebetulan datang ke Jogja dan kami terlibat sebuah percakapan yang luar biasa. Yang kedua adalah karena sebuah kebetulan yang saya alami sore tadi. Ketika iseng-iseng browsing lagu di internet saya tiba-tiba menemukan theme song yang sangat legendaris dari Heroes Might and Magic 4. Lagu ini, menurut saya, adalah these song terbaik dari semua game yang pernah saya mainkan. Dan entah kenapa lagu ini selalu mengingatkan saya dengan masa lalu :) Good Old Days kalau boleh dibilang. Mungkin beberapa akan mengatakan bahwa saya terlalu sentimentil soal ini, tapi apabila Anda bisa meluangkan lagu sedikit saja untuk mendengarkan lagu ini, Anda akan mengerti maksud saya. Dibalut dengan kesan Celt yang kental, lagu ini benar-benar membuat saya bernostalgia sekali ... 


Sumpah ini bikin terharu sekali :) 


Mengingatkan saya dengan waktu-waktu jaman SD dulu. 
Coba lihat versi aslinya di Youtube, ada komentar mengharukan dari salah satu viewernya. 



Senin, 28 Mei 2012

Peninggalan Jaman Produksi Iklan


Tidak seperti jaman mata kuliah Penulisan Naskah Iklan, mata kuliah Produksi Iklan menurut saya kurang meninggalkan kesan di kepala. Entah kenapa. Mungkin karena memang kurang terasa lagi gregetnya seperti waktu jaman PNI dulu. Atau mungkin karena ....hmm ... ya sudahlah, tidak perlu dibahas. Saya belum skripsi soalnya, hahaha ... 

Ternyata nama yang dulu dipilih kelompok saya juga muncul di kelas PNI 2010. Adaide hidup kembali! Hahaha ... Soal karya sayang sekali hampir tak ada karya yang pantas untuk ditampilkan. Ambyar kalo menurut saya (walaupun proses eksekusinya oke punya :p hihi ...). 

Apakah PI tahun ini memiliki 'api' yang dulu tak dimiliki angkatan saya? 


 Logo kelompok saya dulu. Keliahatan waton sekali.


Hasil print ad yang saya buat untuk tugas UTS PI yang bikin print ad
untuk pameran on line. Temanya PSA tentang masalah digital seingat saya. 




Minggu, 27 Mei 2012

BSO Komunikasi UGM Gimana Kabarnya?



Ini tulisan iseng saja. Anggap saja saya ini adalah mahasiswa angkatan tua yang sok peduli dengan kehidupan kampus. Dan tulisan ini sebenarnya adalah sepotong pembicaraan yang lahir dari banyak obrolan para mahasiswa angkatan tua komunikasi UGM. Temanya sama.

Bagaimana kabar BSO saat ini? 

Banyak pertanyaan yang sebenarnya muncul di kalangan kami angkatan tua tentang nasib baik PPC, Kine, maupun Deadline saat ini. Rasanya miris sekali kalau melihat nasib BsO yang dulu pernah jadi pemersatu banyak angkatan itu sekarang malah kurang terdengar suaranya. Kalau PPC sepertinya masih lumayan sepertinya, kegiatan masih berjalan dan minimal angkatan atas tahu. Bagimana kabar Kine dan Deadline? Aneh sekali kalau kemarin saya dengar bahwa Titi dan April 2008 malah tidak tahu kalau ternyata Kine sudah pergantian pengurus. Soal Deadline saya tidak bisa banyak menilai. atau mungkin karena bingung juga harus berkomentar apa lagi. 

Sebenarnya saya tadi ingin nulis panjang lebar, tapi entah kenapa malah jadi ngerasa hopeless gini... 

Sabtu, 26 Mei 2012

Kisah Hantu : Glundhung-glundhung Pecengis



Dalam postingan kali ini saya akan membahasa salah satu rural legend yang terkenal di daerah saya dulu. Seperti diketahui di pedesaan banyak sekali folklore atau semacam cerita rakyat yang tumbuh dan berkembang. Dan dunia gaib nampaknya memiliki bagian tersendiri dalam kehidupan pedesaan. Beragam cerita hantu dan pengalaman gaib nampaknya selalu hadir di berbagai obrolan. Salah satunya adalah glundung-glundung pecengis atau kalau di daerah Blitar dan sekitarnya dikenal dengan Glundung-glundung plecek. Lalu seperti apakah bentuk dari makhluk gaib ini? Mari kita simak bersama ...

Glundung-glundung pecengis adalah sejenis makhluk gaib yang berbentuk kepala tanpa tubuh yang sering muncul untuk menggoda seseorang yang sedang sendirian. Disebut glundung-glundung pecengis karena bentuknya yang bundar sehingga umumnya 'hadir' dengan menggelinding (glundung=menggelinding) dan mengagetkan orang dengan tersenyum menyeringai sambil menunjukkan gigi (pecengis=meringis). Di daerah Jawa tengah hantu ini disebut dengan ndhas glundung atau ndhas cumplung. Di daerah Tulungagung tempat mbah saya dulu ada cerita terkenal tentang hantu ini. Diceritakan pada suatu hari ada seorang simbok yang baru pulang dari tegalan dengan naik sepeda. Karena memang dia bekerja sepanjang hari kebetulan saat dia pulang hari sudah mulai gelap. Sambil menaiki sepeda cap Phoenix (sepeda jenki jaman dulu) simbok ini melewati jalan gelap yang di kanan-kirinya ada pohon kelapa. Tiba-tiba saja simbok mendengar bunyi blug! Pertanda ada kelapa yang jatuh. Simbok itu akhirnya turun dari sepeda dan berniat memungut krambil (kelapa dalam bahasa jawa) tersebut agar keesokan hari bisa dijual. Kelapa tersebut akhirnya dimasukkan ke dalam glangsi (karung plastik bekas tempat beras) dan simbok pun meneruskan mengayuh sepeda. Di perjalanan simbok berkali-kali merasa ada yang memanggil namanya, tapi itu aneh sekali karena di sekitarnya hanyalah tegalan dan sawah. Dimana-mana sudah mulai gelap. Setelah didengarkan lebih seksama, ternyata suara memanggil tersebut berasal dari karung yang simbok bawa tadi. Betapa terkejutnya simbok karena benda yang ia kira sebagai kelapa tadi ternyata adalah kepala manusia dan muncul sambil tersenyum meringis. Simbok akhirnya pingsan dan ditemukan penduduk lain keesokan paginya. 

Sampai sekarang cerita ini masih populer di dusun Rejotangan, Tulungagung tempat kediaman kakek saya.  Konon katanya hantu ini adalah arwah orang-orang PKI yang dulu dipenggal waktu jaman pembersihan PKI tahun '65. Di desa simbah saya itu memang ada tanah yang terkenal dulu adalah tempat untuk memenggal kepala orang. Konon dulu orang PKI tersebut disuruh berlutu dan kepalanya ditaruh diatas debog (batang pisang) sebelum akhirnya dipenggal. Soal benar tidaknya cerita tersebut saya tidak bisa memastikan. Wallahu Alam ... 



Jumat, 25 Mei 2012

Lagu Legendaris di Masa Kecil



" Isuk-isuk njangan asem ayo sem
Semar mendem ayo dem
Ndemok silit
Gudiken ayo ken
Kendang jebol ayo bol
Bole pitik
Kleleran ayo ran
Rante kapal ayo pal
Palang merah "
dll


Lagu di atas adalah salah satu lagu legendaris khas tempat kelahiran saya di Malang waktu kecil dahulu. Entah siapa yang pertama kali menciptakan, tapi lagu ini seakan menjadi lagu wajib anak-anak saat masih SD. Saya ada pengalaman lucu dengan lagu ini. Ceritanya lagu ini diajarkan pertama kali oleh Ibu saya saat perjalanan bersama keluarga di mobil. Nah, karena beberapa unsur di lagu tersebut mengandung kata-kata yang kurang pantas (terutama 'silit' yang dianggap terlalu vulgar) maka Ibu saya melarang saya dan adik menyanyikan lagu ini. Aneh sekali memang. Mungkin seperti Ibu Guru yang mengajarkan untuk tidak memakai celana dalam di kepala tapi dengan mempraktekkannya di depan kelas. Namun adik saya yang waktu itu baru TK sangat menyukai lagu ini, sehingga dia merengek untuk bisa tetap menyanyikannya. Akhirnya dibuatlah peraturan bahwa lagu di atas bisa dinyanyikan apabila keluarga sedang di mobil. Sungguh tak lazim memang, karena seringkali saya memergoki adik saya diam-diam menyelinap ke dalam mobil yang di parkir di garasi pada malam hari untuk menyanyikan lagu ini. Hmm ... 

Rabu, 23 Mei 2012

Haagen Dasz vs Kelas PNI 2010



Sebelumnya ijinkan saya mengucapkan selamat untuk kelas PNI 2010, yang tadi pagi berhasil membuat karya iklan yang membuat kami para mentor tercengang. Bila dihitung dari penampilan TVC pertama yang kalian buat, total sudah dua kali ini kelas kalian berhasil mengejutkan saya dan teman-teman. Mungkin sekarang sudah waktunya untuk mempertimbangkan bahwa kelas ini memiliki potensi besar di bidang periklanan dan  dunia kreatif. Saya sendiri jadi merasa bersalah karena pernah berpikir bahwa rasanya susah sekali untuk mendorong minat kalian ke dunia iklan. Walaupun memang jauh dari sempurna dan masih terbuka ruang untuk perbaikan, tapi setidaknya kalian sudah berhasil menunjukkan ke kami para mentor bahwa kalian kelas PNI 2010 memang tidak bisa disepelekan. Sekali lagi saya ucapkan selamat :) 


Saya dan beberapa teman mentor kemaren juga sempat mengulik sedikit tentang Haagen Dasz, mencoba membuat iklan sendiri. Dan saya akui brief ini tidak mudah. Selain karena kebanyakan dari para mentor  eksekutor adalah visual-based, juga karena kami susah untuk bertemu dan menyatukan sebuah ide yang solid untuk dieksekusi. Mungkin itu juga akan jadi pelajaran bagi kami bila nanti menilai kerja kalian anak 2010, sip.

Dari riset yang sudah dilakukan oleh mentor kemaren didapatkan sebuah insight bahwa para pengunjung Haagen Dasz membeli es krim tersebut sebagai sebuah reward dari kerja keras atau hari berat yang sudah ia lalui. Saya iseng-iseng saja cari ide dari prinsip tersebut dan akhirnya tercipta print ad ini: 




Maaf kalo gak rapi banget. Baru selese jam 2 malem tadi. 


Seringai Serigala di Cerminmu Tiap Pagi




Hati-hati bermain dengan seekor elang
Walaupun dia sanggup membawamu terbang ke langit
Menunjukkan cakrawala yang belum pernah kau saksikan

Jangan pernah terlalu mengekangnya

Dia tahu kemana dia akan pulang
Dia tahu kapan harus pulang
Biarkan dia terbang
Tapi mengontrol jalan hidupnya
Menentukan arah perjalanannya
Memegang erat sayapnya
adalah jalan terbaik untuk melepaskannya



* Saya merasa tertekan hari ini.

 

Selasa, 22 Mei 2012

Seri Iklan Pinasthika


Waktu saya iseng buka-buka data files lama di laptop, tiba-tiba saja saya nemu folder yang isinya hasil karya buat penugasan Pinasthika tahun lalu. Seingat saya waktu itu yang jadi kliennya adalah Acer, dan briefnya bebas terserah hasil pandangan finalis. Saya dan Matahari waktu itu berkesimpulan bahwa masalah utama Acer adalah pandangan yang beredar bahwa Acer cepat rusak. Akhirnya kami memutuskan untuk membuat campaign yang intinya memberi informasi pada audience bahwa cepet rusaknya laptop itu ya tergantung kita sendiri. Intinya gimana caranya membuat orang sayang sama laptopnya, karena laptop itu lebih setia sama pacar. Dia berbagi pengalaman intim dengan kita. Kita liat drama korea trus nangis si laptop mau nerima, kita mau marah-marah di twitter laptop juga tau, bahkan kita mau nonton bokep sembunyi-sembunyi laptop juga gak bakal ngelarang. Strateginya adalah kami pengen bikin orang lebih punya hubungan yang emosional dengan laptopnya. Dan voila! Akhirnya kami bikin campaign yang bertema "Your laptop Your Soulmate".

Ini dia print ad yang kami bikin: 







Coba tebak, siapa hayo model cowok di print ad ini ? 


Senin, 21 Mei 2012

Sheila on 7 - Hujan Turun

Saya bingung mau nulis apa. 
Jadi kita nyanyi-nyanyi saja ya...
lallalallalala...........



ngomong-ngomong itu yang nyanyi suaranya duta sekali ya ...

[ ini sebenernya postingan asal demi tidak menambah tabungan denda 20.000, yihaaa.. :p ]

Minggu, 20 Mei 2012

Dulu Tutorial PS Kini Instagram Sajah


Duh saya bingung mau nulis apa hari ini. Jadinya saya malah Iseng-iseng belajar tutorial desain lagi dan eng ing eng! jadilah gambar di atas. Lumayan yak :p hihi ... Saya dapet sourcenya dari iseng-iseng dulu browsing gambar di Deviantart.com. 

Kalo diingat-ingat dulu rasanya kalo bisa bikin efek foto yang model gini ni udah kayak jago banget maen photoshop. Bisa retouch wajah temen sama maenin dikit light udah kerasa agak 'mumpuni' di bidang desain. Sekarang mah semua kalah sama Instagram. Semuanya jadi bisa bikin efek vintage-lomo gitu. Motret jadi gampang, dan walaupun hasilnya ambyar, tapi pasti masih bisa enak dilihat soalnya langsung bisa diedit jadi keren. Dulu saya ingat buat bikin efek model soft-vintage gitu saya harus cari tutorial dan belajar di photoshop baru kemudian dipindah ke Lightroom. Saya ingat dulu buat bikin efek lomo di photoshop ma bikin efek light-leak saya kudu cari satu persatu tutorial di Abduzeedo dan Deviantart. Sekarang cuman klik klik udah jadi. Masih anget sudah bisa langsung diupload. Lebih rapi dari yang bisa saya bikin di photoshop pulak. Perkembangan teknologi emang pesat sekali ya, bahkan di dunia art sekalipun. 

Saya jadi mikir pasti akan asyik sekali kalo bisa bikin aplikasi atau campaign yang platformnya digital gitu yang 'let people create their own artwork, everyone everywhere in any kind of media, even though they aren't an artist'. Hmm ... Asyik nih kayaknya buat dikulik ... :p 

 

Jumat, 18 Mei 2012

Television Our Majesty




Ucapkan halo pada penguasa tersembunyi yang berbicara tanpa henti di setiap rumah. 
Di balik layarnya yang cantik berwarna, yang sesekali dibumbui dendangan lagu
mendayu-dayu atau parade paha dan dada, secara perlahan kotak ini
mengajarkan kita banyak hal.

Kebenaran
Kenyataan
Penting
Sepele
Populer
Keren
Kampungan

  Hebat sekali kotak ini. Dia mampu mempengaruhi pola pikir hampir semua orang. 
Maka mungkin tak ada salahnya kita menganggap kotak ini raja.
Menyanjungnya. Mempercayainya. 
Memberikannya mahkota dan singgasana.
Memberikannya tempat khusus di keluarga bahagia kita. 


Atau mungkin kita sudah melakukannya selama ini? 

 


Sheila on 7 Kemarin Hari Ini Esok



Sebelumnya saya mau mohon maaf dulu karena selama dua hari kemarin saya absen di 31 Hari Menulis karena sakit. Memaksakan menulis dengan kepala yang berputar nampaknya bukan sebuah pilihan yang baik untuk dilakukan. Toh hasilnya juga gak akan maksimal karena konsentrasi saya terpisah antara menulis dengan menahan ingus agar tak jatuh menetes di keyboard. Srroooott!

Hari ini saya ingin menulis sedikit saja. Baru saja saya pulang dari konser Sheila On 7 dalam rangka ulang tahun ke 16nya. Ya walaupun sebenarnya kepala saya masih sedikit tak mau berkompromi tapi kehilangan duit tiket 60 ribu jelas tak masuk akal. Pacar saya juga sudah lama menunggu konser ini jadi rasanya tak pantas buat saya untuk tak datang malam ini. Dan Alhamdulillah sepertinya pilihan saya memang benar. Konser Sheila tadi memang akan sangat sayang sekali kalau dilewatkan :) it's magical ... 

Mendengarkan kembali Duta Eros cs menyanyikan lagu-lagu lama dari So7 membuat saya kembali ke banyak sekali memori masa lalu. Saya, dan banyak teman lain yang hadir di konser tadi adalah generasi yang tumbuh bersama lagu-lagu Sheila. Saya ingat bahwa lagu-lagu di album Sheila awal mengingatkan saya saat pertama kali menyukai cewek waktu SD dulu. Atau saat perjalanan bersama keluarga dimana saya suka memperhatikan awan atau jalinan kabel listrik yang berlanjut tanpa henti lewat jendela mobil. Bahkan hingga kini lagu-lagu Sheila masih memiliki pesonanya sendiri. Sebuah sihir yang tak pernah pudar, yang selalu membuat saya merasakan kenangan dan merasa 'pulang'. 

Selamat ulang tahun ke 16 Sheila on 7. Terima kasih sudah memberikan arti pada generasi kami :)

Selasa, 15 Mei 2012

Diablo Series. Nostalgia.



Hari ini Diablo 3, salah satu game yang paling ditunggu tahun ini akhirnya resmi rilis. Ramai sekali sepertinya. Bahkan saya lihat di situs 9gag postingan tentang Diablo memenuhi timeline, lebih banyak dari hari-hari sebelumnya (yang memang nampaknya hampir tak pernah absen untuk hadir). Beberapa teman di facebook saya lihat juga bersemangat sekali untuk mencoba salah satu game yang paling banyak dibicarakan rilisnya ini. Hmm ... Tak terasa sudah 7 tahun sejak saya pertama kali mengikuti seri Diablo ini. Dan memang di postingan kali ini saya hanya ingin bernostalgia dengan seri Diablo ini ... :)

Salah satu wallpaper Diablo 2 yang dulu sangat terkenal.
Amazon sedang melawan Unraveller.
 

Saya pertama kali mendengar tentang Diablo 2 dari rekomendasi teman saya Hanif Alamuddin waktu SMA kelas 1 dulu. Dan tepat seperti yang dikatakan Hanif, saya langsung jatuh cinta dengan game ini. Diablo 2 adalah seri game RPG Hack and Slash (seperti Dungeon Siege atau Titan Quest) yang dirilis oleh Blizzard tepat 12 tahun yang lalu. Inti cerita Diablo 2 adalah peperangan besar antara Neraka dan dunia manusia yang akhirnya membawa sekelompok manusia terpilih sebagai penyelamat sebelum bumi menjadi pijakan para iblis untuk mencapai Surga. Judul Diablo merujuk pada salah satu dari tiga pemimpin para iblis atau yang biasa disebut dengan The Prime Evil. Mereka adalah Mephisto The Lord of Hatred, Diablo the Lord of Terror, dan terakhir Baal the Lord of Destrustion. Pemain harus melakukan petualangan melewati berbagai tempat di dunia Sanctuary untuk bisa mengalahkan ketiga Prime Evil dan menyelamatkan umat manusia dari kehancuran. 


 Original Classes dari Diablo 2 Lord of Destruction.
Amazon, Assassin, Necromancer, Barbarian, Sorcerer, Druid, Paladin

Saya harus mengakui bahwa Diablo adalah salah satu game yang punya kenangan tersendiri. Pertama, karena tingkat kesulitannya yang 'nggak umum' maka saya dan adik saya harus bekerja sama untuk bisa menyelesaikan game ini. Tidak bermain secara dua player, tapi salah satu dari kami harus siap untuk menekan tombol-tombol tertentu bila health atau mana bar berkurang (misalnya quick key untuk potion dan town portal) sementara yang lainnya fokus menghajar musuh. Jadi apabila salah satu dari kami ingin bermain dan kebetulan pas akan melawan boss, maka salah satu harus menunggu yang lainnya pulang agar bisa membantu. Hahaha ... Sampai-sampai saking ribetnya saya harus menelpon beberapa teman dulu hanya untuk melewati level pertama! :D  Saya ingat sekali karakter pertama yang berhasil saya tamatkan adalah Assassin sementara adik saya berhasil menamatkan dengan menggunakan Amazon. 


 Beberapa screenshot game


Kedua, Diablo adalah game yang sampai saat ini menurut saya memiliki tingkat replaybility paling baik. Sistem permainan Diablo sebenarnya sangat sederhana (hanya point click slash!), namun bisa memberikan kebebasan bagi pemain untuk meng-kustomisasi karakternya tersebut. Kekuatan utama Diablo adalah pada kekuatan masing-masing karakter, yang disetting memiliki skill dan item yang sangat unik dan spesial. Siapapun yang pernah bermain Diablo 2 pasti bakal mengingat bahwa Diablo adalah yang pertama menciptakan karakter Assassin dengan katar sebagai senjata utama, Iron dan fire golem yang mematikan dari Necromancer, dan tentu saja: druid yang mampu berubah menjadi manusia serigala. Jalan cerita yang dibangun di Diablo juga sangat solid, ciri khas yang selalu muncul dari Blizzard. Maksud saya, siapa yang akan lupa dengan Archangel Tyrael dan Deckard Cain yang setia? :)

Sejujurnya saya sudah sejak satu tahun yang lalu saya berharap Diablo 3 bakal liris. Mantengin website-nya sesekali tiap ke warnet, nunggu kepastian kapan game ini bakalan rilis. Mulai dari Blizzard baru mulai announce 3 karakter (Barbarian, Witch Doctor, dan Wizard) sampe sekarang jadi 5 ketambahan Monk dan Demon Hunter. Sayang sekali karakter idola saya sang druid tidak dimunculkan, tapi tak apalah, yang penting game ini ternyata akhirnya rilis juga :p hehe ... Saya sendiri belum tahu apa komputer saya punya spec yang cukup untuk bermain game ini, apalagi dengan grafis yang ditunjukkan di berbagai demo menunjukkan bahwa keperluan mengganti video card komputer menjadi amat krusial saat ini. 

Akhirnya penantian panjang itu berakhir. Dan seperti yang dikatakan Blizzard di web site mereka. Selamat datang di Diablo. Dan untuk beberapa orang, selamat datang kembali :) 


Senin, 14 Mei 2012

Ingin Membuat Video Klip



Sudah lama sebenarnya saya ingin terlibat dalam pembuatan video klip lagu. Maksud saya sebelum ini saya sudah sempat terlibat dalam pembuatan film pendek atau video kreatif. Namun sayangnya belum pernah saya membuat video klip lagu. Perasaannya pasti berbeda sekali. Video klip adalah jalinan gambar yang harus memberikan warna pada lagu, menghidupkannya lewat gerak dan warna. Ditambah lagi kemaren saya melihat karya anak PNI 2010 yang keren-keren waktu bikin TVC. Haaaaah ... tambah ngiler saja -_____________________-


Ini beberapa video klip yang benar-benar menggoda saya untuk membuat video lagi. 





Nikki and Dove "The Fox"
 Saya suka sekali video klip The Fox ini. Super kreatif!



Lykke Li " Little Bit"
Lagu ini konsepnya sederhana, tapi cantik dan terencana.
Oh ya, Lykke Li ini adalah penyanyi dari Swedia. Dan entah
kenapa saya berpikir bahwa dia ini gabungan dari Lady Gaga dan agnes Monica.



Coldplay "Strawberry Swing"
Menurut saya ini adalah video klip terbaik Coldplay. Menggunakan stop motion
gambar kapur dengan cerita yang keren sekali.  



Foster the People "Call It What You Want"
Hahaha menurut saya video klip ini menarik sekali :p
Untuk sebuah alasan yang saya sendiri juga bingung bagaimana menjelaskannya.


Blur "Coffe and TV"
Saya tahu lagu ini telat, baru pas tahun lalu dikasi tau temen saya si Cahya.
Video klip ini memorable dan menyentuh sekali :) 




Minggu, 13 Mei 2012

T-Shirt Design (Jaman Dulu)


Sejujurnya saya gak ada mud untuk menulis hari ini.
Ya sudahlah, saya upload desain t-shirt yang dulu pernah saya buat. 
Sayang sekali belum pernah ada yang beneran turun cetak. 



 Bubbles!

 
Galau Season. Entering twenties is a hard time for everyone.


Hail to Wormy the Worm King! 


Shit happens. Sometimes. 



Sabtu, 12 Mei 2012

Untitled 2





Hari ini saya banyak berimajinasi. 




The Birth of Venus by Sandro Botticelli. 
Lukisan asli di sini.  

Salah satu cara untuk menarik perhatian FPI di bidang seni lewat sosial media.




 The Calling of Saint Matthew by Caravaggio. 
Lukisan asli di sini. 

Ayolah. Sekumpulan laki-laki berkumpul, diam, sesekali terkikik di satu tempat.
Apa lagi yang mungkin mereka lakukan kalo bukan nonton 'begituan'?




 American Gothic by Grant Wood
Lukisan asli di sini

Kenapa ada gadis yang mau menikah dengan lelaki kaya perokok? 
Karena keren? Sepertinya bukan. 
Keuntungannya ada dua. Waktu menunggu warisan akan semakin singkat.
Dan tak harus sering-sering melakukan seks yang menyebalkan. 




Whistler's Mother by James McNeil Whistler
Lukisan asli di sini

Bagaimana jika sebenarnya ada pesan rahasia yang tak terlihat
lukisan-lukisan terkenal?
(Maksud saya selain tulisan "Fuck You. I'm an Artist.")




Jumat, 11 Mei 2012

Lies.


Quote yang paling saya sukai dari serial House. 
Kalaupun memang ada satu kesamaan antara satu orang dengan orang lain
itu adalah semua orang berbohong. 
Semua orang berpura-pura. 
Terutama tentang perasaan mereka.
Seperti misalnya mengatakan, 

" Nggak papa ... Mungkin aku bukan yang terbaik untuknya ..."
"Aku nggak mau mikirin cinta dulu. Aku pengen kuliah ma kerja dulu".



So calm down everyone.
Heads up. Smile.
And keep lying.
Everything will be fine.
 


 

Kamis, 10 Mei 2012

Tanpa Judul


Saya bukan orang yang pintar untuk mengungkapkan kata hati. Entah karena
seorang yang dikenal tidak serius dan sering berbuat bodoh ini akan nampak aneh sekali
kalau bicara hati, atau memang saya yang terlalu kikuk untuk hal semacam ini.
Ini mungkin akan terdengar sangat konyol. Menye-menye. 




Tapi untuk malam ini saya ingin nampak konyol. 






Saya hanya ingin mengucapkan terimakasih


Untuk wanita cantik keras kepala yang lebih memikirkan
makanan kucingnya daripada sarapan pagi


Untuk gadis kecil yang penuh semangat pernah bercerita
pada saya tentang mimpi-mimpinya. Lautan, bintang, petualangan.
dan sebuah rumah ... 


Tentang seorang wanita yang selalu ada di sana.
Yang mencintai langit apa adanya tanpa harus memintanya menjadi senja.





 Terima kasih






Selasa, 08 Mei 2012

Lunatic Lines


Dunia adalah sebuah rumah sakit jiwa raksasa. Sama seperti rumah sakit jiwa versi mungil yang kita tahu, semua pasien di rumah sakit jiwa raksasa ini menganggap bahwa mereka semua baik-baik saja. Tak ada yang salah dengan otak kami, kata mereka. Kami adalah mahasiswa, pengusaha, artis, pegawai negeri, pelacur, pengemis dengan kaki bernanah, apapun yang kamu pikirkan. Tapi yang jelas kami tidak gila. Dan kemudian di bawah cahaya matahari semua kegilaan itupun terlihat. Samar-samar saja, tapi jelas terjadi. Sekumpulan pria dan wanita yang menghabiskan waktu mereka melihat layar berpendar, saling bertukar kata, berpikir mereka mendapat perhatian dan kehidupan di dalam layar tersebut. Sesekali mereka saling mengumpat dan bersumpah serapah. Mengutuk kegilaan lain yang terjadi di sekitar mereka lewat kombinasi huruf dan angka (awas, 140 adalah jumlah maksimal). Tentang negara payah yang membuat hidup mereka sengsara. Tentang sebuah ormas yang menghantam siapapun yang berani melawan. Tentang  orang-orang gemuk berdasi yang mencuri uang. Dan semua orang terus saja berbicara, mengutuk , menganalisis, dan bercinta di depan layar-layar berpendar. Tidak melakukan apapun.



Tulisan ini pun juga sebuah kegilaan.  




Senin, 07 Mei 2012

Pria Terseksi Komunikasi




Misteri terbesar yang paling mengganggu pikiran dari mahasiswa jurusan Komunikasi UGM 2008 adalah siapakah yang pantas mendapatkan predikat sebagai pria terseksi. Banyak yang mengaku-aku sebagai pemegang  sah gelar tersebut. Penantang yang paling gigih adalah mahasiswa jagoan ahli foto dan penakluk wanita, Cahya Purusatama. Di sisi lain ada Adhirga Romadhona yang legendaris, atau yang lebih dikenal sebagai "Banjar's Greatest Playboy". Pertikaian ini kian lama kian berlarut-larut hingga hampir saja terjadi perpecahan di angkatan 2008. Untuk menyelesaikan masalah tersebut seorang mahasiswa pria angkatan 2008 yang tak dikenal akhirnya memutuskan untuk segera menyelesaikan perdebatan ini. Caranya dengan melakukan survey kepada adik-adik angkatan 2011 saat mereka melakukan GC. Cara ini dianggap yang paling adil karena kondisi anak 2011 yang masih polos dan belum ternoda dosa. Spidol warna merah untuk mas Dirga, sementara spidol warna hitam untuk mas Cahya.

Jadi siapakah pemenang dari kompetisi ini dan berhak menyandang gelar sebagai lelaki terseksi di komunikasi ?




Tunggu postingan berikutnya ...



Minggu, 06 Mei 2012

Jejak Desain Masa Lalu







Dan saya pun tertawa ngakak melihat hasil karya bermain photoshop waktu awal-awal kuliah dulu. Pernah ada suatu masa saat saya pengen sekali jadi desainer grafis ternama. Bekerja seharian hanya bebas berimajinasi dengan warna dan bentuk dikelilingi karya-karya seni. Menjadi seniman, dan hidup darinya.

Hmm ... Mungkin suatu hari saya akan melakukannya. Mempunyai rumah yang jauh dari riuhnya kota. Bersama keluarga setiap hari tanpa harus dibatasi deadline atau panggilan pekerjaan. Mempunyai studio sendiri. Melukis. Membuat kerajinan. Apapun.

Suatu hari nanti ... :)

Sabtu, 05 Mei 2012

Hotel Angker di Bandung



Maaf saya nggak bisa bercerita banyak untuk 31 Hari Menulis hari ini. Entah karena saya sudah lelah atau karena memang sedang bingung mau menulis apa. Hmm ... Mungkin untuk hari ini saya bercerita pengalaman pribadi saya saja. Tentang pengalaman yang berhubungan dengan dunia gaib. Mistis, terserah mau disebut apa. Yap, jadi saya sarankan adek-adek untuk duduk manis di depan layar komputer dan dengarkan cerita ini baik-baik ...

Pengalaman ini sebenarnya dialami oleh ibu saya sekitar dua tahun yang lalu. Saat itu Ibu (dosen akuntansi di Universitas Negeri Malang) kebetulan bertugas untuk mengantarkan mahasiswanya berdarmawisata ke Jakarta dan Bandung. Rombongan berangkat dari Malang dengan menggunakan bis dan rencananya akan mampir di Jogja dalam perjalanan pulang nanti. Di hari yang sudah ditentukan Ibu saya akhirnya menelepon dan ternyata bis sudah sampai di benteng Vredeburg. Saya pun akhirnya bergegas untuk datang menjenguk dan sekalian minta tambahan uang saku layaknya mahasiswa pada umumnya. Nah, belum 5 menit saya bertemu Ibu di parkiran beliau langsung aja bercerita tentang sebuah pengalaman 'gaib' yang dialami salah satu mahasiswanya. 

Ceritanya begini. Saat itu rombongan darmawisata dijadwalkan untuk menginap di sebuah hotel yang sudah disiapkan di Bandung. Karena suatu hal, bis masuk Bandung terlambat dan rombongan baru bisa sampai ke hotel pada malam hari. Saya lupa nama hotel tersebut, tapi dari foto-foto yang ditunjukkan hotel ini nampak kuno. Lokasinya di pinggiran Bandung dan sedikit terpencil. Gaya bangunannya mengingatkan saya dengan film-film Dono jaman dulu, Dindingnya masih memakai gaya kayu triplek tebal yang dipelitur. Kamar mandi berada di belakang hotel, bangunannya berbeda dari bangunan utama. Setelah rombongan turun bis dan membereskan barang bawaan Ibu saya dengan seorang teman, Alm. Bu Tatmi, segera membangi mahasiswa ke kamar-kamar dan menyuruh mereka beristirahat.

Pada awalnya sebenarnya Ibu saya pun mengatakan kalau merasa ada yang tidak 'nyaman' dengan hotel ini. Koridor antar kamar yang gelap dan gaya bangunan yang kuno sama sekali bukan pendorong mood yang baik. Setelah sholat dan bersiap untuk tidur, tiba-tiba saja dari salah satu mahasiswi terdengar keributan. Sekelompok mahasiswi tiba-tiba masuk kamar Ibu saya dengan histeris, seorang di antaranya menangis. Ibu saya bingung. Katanya mereka takut dengan kamar tempat mereka tidur mereka. Setelah mereka cukup tenang, akhirnya Ibu saya bertanya sebenarnya ada apa. Seorang dari mahasiswi kemudian mengeluarkan kamera digital yang sedari tadi dia pegang erat. Dia menyalakan kamera tersebut, memilih sebuah foto, lalu memberikannya pada Ibu saya. 

Di situ ada foto ruangan kamar mahasiswi tersebut. Biasanya saja nampaknya. Meja kursi, televisi, pintu. Nampaknya dia iseng-iseng saja memotret kamar sambil menggoda teman-temannya yang sedang membereskan barang. Sekilas tidak ada yang aneh. Tapi setelah di lihat lebih seksama, ada yang aneh di layar televisi di pojok ruangan. Saya yang juga ditunjukkan foto tersebut oleh Ibu saya yakin sekali bahwa di tivi saat itu sedang ada iklan Rinso yang bintangnya Titi DJ.

Yang aneh adalah di tengah televisi ada seorang wanita berambut panjang berpakaian putih sedang menatap ke depan.

Entahlah kalau teman-teman, tapi seingat saya gak ada scene semacam itu di iklan Rinso. 

Setelah dikulik lebih jauh, ternyata hotel tersebut memang terkenal angker. Seorang mahasiswi akhirnya mengaku bahwa dia pernah diwanti-wanti ayahnya yang dari bandung untuk menjauhi hotel tersebut. Karena kejadian tersebut Ibu saya harus berbagi kamar dengan mahasiswi-mahasiswi ini. Bahkan sampai menunggui seorang mahasiswi yang sedang kencing karena saking takutnya dia (Ibu saya harus menemaninya di dalam ruangan WC). Untungnya rombongan segera berangkat keesekon paginya sehingga mereka tidak harus tinggal lebih lama lagi di hotel tersebut. Maksud saya, siapa juga yang mau? 





Jumat, 04 Mei 2012

Teman Saya Bintang Film!


Sejujurnya saya merasa kian minder akhir-akhir ini. Bagaimana tidak, teman-teman saya secara perlahan namun pasti banyak yang mulai mencoba peruntungan sebagai publik figur ibu kota dan menuai sukses. Dimulai dari teman saya Gwen Priscillia yang sekarang jadi salah satu personil Mahadewi yang baru (namanya dulu Weny, mungkin Gwen nama semacam nama panggung). teman kuliah saya juga ada yang berhasil tampil di acara Jika Aku Menjadi dan menjadi seorang gadis yang berjuang mencari burung seorang bapak miskin di pedesaan. 

Namun yang paling membuat saya down adalah saat saya melihat poster ini di jalan dekat kos sore ini. Sungguh tak bisa dipercaya, kedua teman akrab saya tanpa memberikan berita apapun ternyata telah memulai debut pertama mereka di dunia perfilman. Sungguh tak diduga ternyata hubungan pertemanan mereka ternyata memiliki maksud tersembunyi. Saya sungguh tak menyangka. 

 Di sini saya tempelkan poster film yang membuat saya kaget siang tadi. Ya sudahlah, semoga mereka berdua sukses dan bahagia ... 


Cerita berakhir bahagia dengan kedua aktor terbang ke Belanda
dan memulai usaha cuci karpet di sana.





Kamis, 03 Mei 2012

10 Film Favorit bag. 2




APOCALYPSE NOW
Sutradara : Sir Francis Coppola
Aktor : Martin Sheen, Marlon Brando, Rober Duvall 
 
Saya suka dengan film bertema perang. Yah, tema klasik untuk anak laki-laki sebenarnya. Dan dulu saya pernah berpikir bahwa Saving Private Ryan buatan Spielber adalah film perang paling top yang pernah saya tonton. Menyaksikan Tom Hanks, Matt Damon muda, Vin Diesel, bahkan Paul Giamatti bertemu di tengah asap dan api Perang Dunia Ke 2 adalah sebuah keajaiban. Setidaknya saya berpikir begitu sampai saya menonton film Apocalypse Now karya Sir Francis Coppola. Jadi kemudian pertanyaannya adalah: bagaimana film yang dibuat sekitar 30 tahun yang lalu ini bisa membuat saya berpikir bahwa Saving Private Ryan, Platoon, atau Thin Red Line pantas berada di urutan kedua di tingkat film perang terbaik?  



Apocalypse Now adalah film lama yang dibuat oleh sineas terkenal Sir Francis Coppola (Godfather series, Dracula) pada tahun 1979 yang dibintangi Martin Sheen (The Departed, Illusive Man at Mass Effect) dan Marlon Brando (the Godfather). Setting utama Apocalypse Now adalah perang Vietnam. Captain Willard (Sheen), kapten marinir Amerika yang bermasalah dengan alkohol dan depresi akibat perang, ditugaskan untuk menghabisi Clolonel Kurtz (Brando), seorang pembelot yang dicurigai melarikan diri dari tugas dan membentuk pasukan sendiri di pedalaman hutan Kamboja. Perjalanan Willard untuk mencapai Kurtz membuatnya mempertanyakan tentang dirinya sendiri, tentang arti perang dan kehidupan, tentang horor yang ia saksikan sepanjang perang. Pertemuan Kurtz dan Willard di akhir cerita merupakan sebuah klimaks yang luar biasa. 

Apocalypse Now adalah film perang yang 'sebenarnya' menurut saya. Pertama dari segi tema, perang Vietnam punya nilai tersendiri. Bukan hanya karena hanya di perang ini Amerika (sebagai lakon utama film) tidak keluar sebagai pemenang, namun juga karena horor yang ditunjukkan dalam perang lebih terlihat daripada perang yang lain (foto terkenal anak yang terbakar napalm, ada yang pernah melihatnya?). Di film ini Willard tidak ditunjukkan sebagai seorang kapten jagoan yang serba bisa dan melindungi anak buahnya. Alih-alih seperti itu Coppola berusaha menunjukkan perang dari kaca mata serdadu biasa, yang tercabik antara kewajiban tugas dengan horor yang ia saksikan. Willard semakin lama tenggelam ke dalam kegelapan, keraguan, dan obsesi untuk bisa menemukan kolonel Kurtz. 



Yang kedua adalah kemampuan Coppola untuk menghidupkan lagi suasana perang Vietnam di era 79. Saya benar-benar terpaku bagaimana sebuah film yang dibuat pada tahun 79 mampu menghasilkan pengaturan atmosfer yang begitu terencana dan detail. Scene favorit saya adalah saat pasukan Amerika melakukan pemboman udara sementara Lekol Bill Kilgore di bawahnya dengan santai merokok dan berkata," Charlie don't surf! ". Efeknya meyakinkan sekali dengan pengambilan shoot yang luar biasa. Dan itu semua dibuat pada tahun 1979 :)  Sayangnya karena ini film lama jadi saat saya menontonnya di laptop subtitles-nya berantakan sehingga saya harus menonton tanpa menggunakan subtitles. Awalnya sih oke -oke saja, tapi waktu bagian kolonel Kurtz ngomong saya jadi bener-bener kesulitan buat ngerti dia bilang apa. Maklum lah, yang udah pernah nonton Godfather 1 pasti tahu gimana cara ngomongnya si Marlon Brando yang jadi Don vito Corleone ini, hehe ... :)

Film ini sangat saya rekomendasikan sekali untuk teman-teman yang suka tema perang. Mungkin bisa jadi 'ransum tambahan' selain Saving Private Ryan, Band of Brother, the Pacific, atau Platoon. Mungkin juga bisa melihat bagaimana perang dari sisi yang lain lewat film Deer Hunter, The Pianist, atau Schindler List. Selamat menonton :)